Salat gaib dan doa bersama di Monas untuk prajurit TNI yang gugur di Lebanon

Photo of author

By AdminTekno

Sejumlah warga yang tergabung dalam Majelis Ormas Islam menggelar aksi yang bertajuk “Berjuta Doa dan Bela untuk Syuhada dan Masjid Al-Aqsa” di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Minggu (5/4).

Aksi itu dimulai dengan long march dari depan Monas menuju depan Kedubes Amerika. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan nasyid-nasyid.

Setelahnya, massa menggelar doa dan salat gaib untuk para prajurit TNI yang gugur di Lebanon akibat serangan dari Israel. Salat dipimpin oleh tokoh agama KH Nasir Zein.

“Ya Allah hancurkanlah para zionis ya Allah. Ya Allah cerai-beraikanlah mereka ya Allah,” kata KH Nasir memimpin doa.

Setelahnya, aksi dilanjutkan dengan menyanyikan lagu-lagu untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

“Kita melantunkan doa-doa terkait selain dengan Masjidil Aqsa juga kepada tiga pasukan tentara kaum muslimin dari Indonesia yaitu tentara dari TNI yang gugur di Lebanon dalam rangka perdamaian dunia,” kata tokoh Persatuan Ummat Islam KH Nazar Haris.

KH Nazar menjelaskan bahwa perdamaian merupkan misi umat islam di seluruh dunia. Menjalankan perdamaian, katanya adalah menjalankan misi islam.

“Dan mereka gugur, kita doakan supaya mereka menjadi syuhada di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Karenanya kita sangat empati,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wasekum Persis Muhammad Faisol bahwa gugurnya prajurit TNI di Lebanon bukan hanya sekedar angka.

“Tapi ini soal nyawa. Dan ini soal harga diri bangsa yang tentunya kita juga harus aware, peduli. Memang selama ini yang menjadi korban adalah Saudara-Saudara kita di Gaza. Nah tapi saat ini adalah Saudara-Saudara kita sendiri yang menjadi pahlawan,” ucap Faisol.

Adapun ketiga prajurit yang gugur adalah Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon. Ketiganya gugur dalam dua insiden berbeda.

Kopda Farizal tewas pada Minggu (29/3) usai proyektil Israel meledak di dekat salah satu posisi kelompok tersebut di dekat Desa Adchit al-Qusayr di Lebanon Selatan.

Setelahnya, pada Senin (30/3), PBB mengkonfirmasi tewasnya Serka Ichwan dan Mayor Zulmi setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL. Insiden itu terjadi di dekat Bani Hayyan di Lebanon Selatan.

Jenazah ketiga prajurit itu tiba di Indonesia pada Sabtu (4/4). Pemakaman secara militer dilakukan keesokan harinya.

Leave a Comment