Ibu Niko Al Hakim isyaratkan mendukung Rachel Vennya, sebut akan selalu di pihak yang benar

Photo of author

By AdminTekno

Ringkasan Berita:

  • Ibu Niko Al Hakim isyaratkan mendukung Rachel Vennya di tengah konflik.
  • Sebelumnya, Okin buka suara terkait tudingan menjual rumah tanpa izin yang sebelumnya disampaikan Rachel Vennya.
  • Rachel Vennya meluapkan amarah pada Okin yang mendadak menjual rumah anak tanpa izin.

Kita Tekno – – Perhatian publik terhadap polemik antara Rachel Vennya dan Niko Al Hakim alias Okin hingga kini masih terus bergulir.

Isu ini kembali mencuat setelah Rachel Vennya menyinggung rencana penjualan rumah yang sebelumnya diklaim sebagai bagian dari kesepakatan untuk anak mereka, Xabiru Oshe Al Hakim.

Pernyataan Rachel Vennya tersebut langsung memicu beragam reaksi dari publik, terutama karena aset itu awalnya dianggap sebagai bentuk pemenuhan kewajiban nafkah.

Rachel pun mengungkapkan rasa kecewanya atas perubahan rencana tersebut.

Ia menilai langkah penjualan rumah tidak sejalan dengan kesepakatan awal yang telah disepakati bersama.

Situasi ini semakin memperkeruh hubungan keduanya yang sebelumnya sudah menjadi perhatian publik.

Di tengah ramainya perbincangan di media sosial, sorotan juga mengarah kepada ibunda Okin, Deasy.

Banyak warganet yang membanjiri kolom komentar di akun pribadinya untuk meminta tanggapan terkait konflik tersebut.

Respons Deasy pun tak luput dari perhatian publik.

Salah satu warganet bahkan menanyakan secara langsung mengenai keberpihakannya dalam polemik ini.

Menanggapi hal itu, Deasy memberikan jawaban tegas yang kemudian menjadi perbincangan luas.

Ia menyatakan bahwa dirinya akan selalu berpihak pada hal yang benar di tengah konflik yang sedang berlangsung.

Ibunda Niko Al Hakim Bela Rachel Vennya?

Menanggapi hal tersebut, Deasy pun memberikan sejumlah respons yang kemudian menjadi perhatian publik.

Salah satu warganet sempat menanyakan keberpihakannya dalam konflik ini.

“Mami di pihak Buna kan?,” tanya salah satu netizen, dikutip Tribunnews dalam akun TikTok @zerenity, Selasa (7/4/2026). 

Menjawab pertanyaan tersebut, mantan mertua Rachel Vennya menegaskan posisinya.

“Mami akan selalu di pihak yang BENAR,” jawab Deasy. 

Tak berhenti di situ, warganet lain turut menyinggung sikap Okin yang dinilai keterlaluan dalam kasus tersebut. 

“Kali ini okin keterlaluan banget mi, semoga segera ada titik permasalahannya ya mami semangat,” timpal netizen lain. 

Menanggapi hal tersebut, Deasy memilih meminta doa dari publik berharap masalah segera menemukan titik terang.

“doakan ya,” tandas Deasy. 

Klarifikasi Okin soal Kisruh Penjualan Rumah

Sebelumnya, Okin buka suara terkait tudingan menjual rumah tanpa izin yang sebelumnya disampaikan Rachel Vennya.

Isu ini mencuat setelah Rachel mengungkapkan kekecewaannya melalui Instagram pribadinya pada Kamis (2/4/2026).

Rumah yang dipermasalahkan disebut-sebut sebagai bagian dari pemenuhan nafkah untuk kedua anak mereka pasca-cerai pada 16 Februari 2021.

Namun, Okin menilai ada kesalahpahaman dalam narasi yang berkembang di publik.

Menanggapi polemik tersebut, Okin menyampaikan klarifikasinya melalui unggahan di Instagramnya @okinpth.  

“Rumah itu dibeli dimomen sebelum anak pertama gue lahir dengan harapan rumah tersebut menjadi awal baik bagi keluarga kecil gue, dan anak-anak bisa tumbuh kembang dengan baik didalam rumah itu. Tidak ada sedikitpun terlintas akan terjadi perpisahan,” ujar Okin, dikutip Tribunnews, Minggu (5/4/2026). 

Ia kemudian mengurai proses panjang yang terjadi setelah perceraian, termasuk soal pembagian harta dan komunikasi yang dinilai tidak berjalan mulus.

“Didalam perpisahan tersebut, mengharuskan kami melewati banyak proses diantaranya permintaan uang mut’ah & pembagian harta. Namun disaat gue menanyakan mengenai penukaran aset, yaitu rumah dan tanah bali, ybs memberikan statement yang tidak sesuai dengan omonganya awalnya.”

Ia juga mengaku sempat merasa kecewa atas respons yang diterimanya saat membahas hal tersebut.

“Walau awalnya gue belum mau menerima tanah tsb, tapi ada sedikit kekecewaan di diri gue terhadap respon ybs ketika gue kembali menanyakan perihal ini,” lanjutnya.

Okin menegaskan dalam pembagian harta pada 2021, rumah tersebut diputuskan menjadi bagiannya.

“2021: dalam pembagian harta tsb, ybs memutuskan rumah tersebut menjadi bagian gue.”

Terkait kewajiban yang sempat tertunda, Okin mengakui adanya kelalaian pada 2023. Ia menjelaskan hal itu dipicu oleh kondisi bisnis yang membuatnya kelelahan.

“2023: terdapat kelalaian dari gue dalam membayarkan kewajiban, karna disaat itu gue sedang menghadapi case dalam bisnis yang sempat membuat gue burned out, sehingga muncullah perhitungan dari ybs sejumlah nominal dan penawaran dibawah.”

Lebih lanjut, Okin mengungkapkan persoalan komunikasi yang memburuk, terutama saat muncul peringatan dari pihak bank.

“Karena ada peringatan mengenai pelabelan dari pihak bank dan posisinya rumah itu sudah ditempati oleh keluarga ybs, disinilah titik komunikasi mulai tidak baik. Dimana puncak permasalahan mengenai rumah ini menjadi kemana2. Hal seperti ini yang sebetulnya gue hindari, itu salah satu alasan gue pernah menawarkan untuk mengganti nama,” jelas Okin. 

Ia juga menyinggung adanya kesalahpahaman terkait pembayaran KPR di awal 2026.

“Di awal tahun 2026, ada kesalahpahaman dalam pembayaran rumah tersebut antara gue dan bank, yang mana gue merasa sudah melakukan pembayaran setiap bulannya. Namun pihak bank mengatakan ada miss yang membuat pihak bank ingin melabeli rumah tersebut,” terangnya. 

Menurut Okin, keputusan menjual rumah diambil sebagai jalan keluar dari konflik yang berkepanjangan.

“Karna semua masalah ini sudah terlalu panjang dan terlalu jauh, gue memutuskan untuk menjual rumah tsb karna gue merasa banyak timbulnya perselisihan. Dari awal gue sudah menawarkan untuk membalik nama, namun tidak pernah terjadi. Harapan gue, hanya ingin menjalankan hubungan baik demi keberlangsungan hidup anak2 tanpa ada sangkut paut mengenai harta benda. Setelah pembahasan mengenai penjualan rumah, pada hari Selasa kami sudah menemukan titik tengah mengenai rumah tsb.”

Duduk Awal Permasalahan 

Rachel Vennya meluapkan amarah pada Okin yang mendadak menjual rumah anak tanpa izin.

Pun Rachel juga membeberkan terkait perjanjian saat bercerai dulu dengan mantan suaminya.

“Di awal perjanjian, aku kasih rumah yang dia bilang #rumahuntuk biru, dia cuma punya kewajiban nafkah dan kasih uang mut’ah. Tapi ternyata nggak dikasih, win win solution dia yang kasih itu rumah biar dia nggak nafkahin anak-anak lagi,” jelas Rachel.

Rachel pun setuju dan mengambil alih rumah tersebut dengan merenovasinya. Serta kini ditempati oleh adik-adiknya.

“Pas dateng ke rumah udah bobrok pas dia pakai, akhirnya kita renov buat adek-adek.”

Tak disangka kesepakatan tersebut, ternyata hanya berdasarkan kepercayaan satu sama lain saja dan tidak ada catatan hitam di atas putih.

Kini Rachel mendapati kabar rumah tersebut mendadak dijual oleh pihak Okin.

Bahkan pihak calon pembeli sudah melakukan pengukuran di rumah tersebut.

Tentunya kejadian itu menyulut murka sang selebgram 30 tahun tersebut, Okin dinilai telah melanggar perjanjian saat cerai dulu.

“Terus sekarang karena nggak ada hitam di atas putih, mau dia jual notabene adik-adik masih tinggal di sana, tanpa ba bi bu langsung ada orang yang mau ngukur dan mau jual rumahnya yang adik-adik gue nggak tahu harus gimana.”

Kini Rachel merasa dikhianati oleh mantan suaminya tersebut, yang sebelumnya ia merasa bisa terus menjalin hubungan baik demi anak.

“Yaudah ambil tuh rumah. Orang yang gue pikir bakal jadi sahabat gue turn into nightmare,” tukasnya.

(TribunTrends.com/Kita Tekno Rinanda/Ayu)

Jangan lewatkan berita-berita TribunTrends.com tak kalah menarik lainnya di Google News, Threads, dan Facebook

Leave a Comment