Wacana mengenai pemotongan gaji para menteri di Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto menjadi sorotan publik. Merespons isu ini, Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya meminta awak media untuk menanyakan langsung kepada pihak yang pertama kali melontarkan gagasan tersebut.
Bertempat di Istana, Jakarta, pada Selasa (7/4), Teddy Indra Wijaya dengan tegas menanggapi pertanyaan media, “Tanya yang menyampaikan, kemarin siapa itu?” Ia kemudian menambahkan bahwa mekanisme terkait pemotongan gaji tersebut belum dirapatkan. Teddy menjelaskan bahwa pembahasan mengenai konsep-konsep tersebut baru akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan, seraya menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan apa pun.
Pernyataan Seskab Teddy ini menyusul informasi yang sebelumnya disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mengkaji wacana pemotongan gaji pejabat negara sebagai bagian dari upaya menjaga efisiensi anggaran.
Berbicara di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta pada Senin (7/4), Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa wacana pemotongan gaji pejabat, termasuk para menteri, masih berada dalam tahap pembahasan intensif dan belum ada keputusan yang bersifat final. Ia mengaku tidak mengetahui detail jika kebijakan serupa akan diterapkan pada anggota DPR. Namun, secara pribadi, Purbaya menyatakan tidak keberatan jika gajinya dipotong, bahkan ia menambahkan dengan santai, “Enggak apa-apa, kan, banyak duitnya.”