Babak baru kasus wanita nikah ditipu wanita ‘nyamar’ pria

Photo of author

By AdminTekno

Seorang perempuan ditipu saat menikahi pasangannya. Bukan penipuan soal harta benda, tapi dugaan penipuan identitas. Mempelai wanita, yakni Intan Anggraeni, ditipu Rey, mempelai pria yang ternyata adalah sama-sama perempuan.

Perkara ini mencuat setelah pernikahan siri keduanya terbongkar dan memicu polemik. Di satu sisi, Intan mengaku menjadi korban penipuan karena tidak mengetahui identitas asli Rey sejak awal. Namun di sisi lain, Rey membantah tuduhan tersebut dan mengklaim bahwa identitasnya sudah diketahui oleh pihak Intan, sehingga konflik pun berlanjut ke ranah hukum.

Kasus Pengantin Pria Ternyata Wanita di Malang Berujung Saling Lapor

Kasus wanita nikahi pria yang ternyata perempuan di Malang menjadi saling lapor. Rey, pengantin pria yang ternyata wanita itu, melaporkan balik istrinya, Intan Anggraeni, ke Polisi.

“Laporan pencemaran nama baik dan juga di situ kan apa ya pemerasan juga kan termasuk pemerasan juga. Ada beberapa pasal nantilah nanti biar lawyer aku aja yang menjelaskan gitu lho,” ujarnya (Rey yang mengaku bernama lengkap Yupi Rere mengatakan laporan dibuat di Polres Batu pada Rabu (8/4) malam.

Rey mengatakan awalnya ia berniat melakukan mediasi untuk menyelesaikan kasus tersebut. Namun ternyata Intan sudah melaporkannya lebih dulu.

“Sebenarnya kan aku sama lawyerku mau mediasi ke rumah dia nanti karena kan di situ ada ancaman dia kayak mau laporlah apalah gitu kan. Aku bilang ke lawyerku bilang kita mediasi aja dulu takutnya kan soalnya kan aku juga harus mendalami dulu gak asal gitu lho,” tuturnya.

Namun, Intan keburu melaporkan Rey ke polisi. Rey dilaporkan atas dugaan pemalsuan dokumen.

Kasus Pengantin Pria Ternyata Wanita di Malang: Ini Penjelasan ‘Rey’ Si Mempelai

Rey, wanita yang dituduh mengaku pria saat menikahi Intan Anggraeni, buka suara terkait hal tersebut. Ia membantah tuduhan membohongi Intan dengan mengaku sebagai pria.

“Dia dari awal sudah tahu identitas aku. Keluarganya pun juga tahu identitasku dan segala macam. Bahkan dia pun juga sering main ke rumah. Teman-temannya pun tau berita itu. Aku tau video itu juga dari teman-temannya sampai emosi semua,” ucap Rey ditemui di belakang DPRD Kota Malang, Kamis (9/4).

Ia menuturkan mengenal Intan sebagai pemandu lagu di tempat hiburan atau kafe dan karaoke di Kota Batu. Di tempat itu juga ia mengenal Intan hingga akhirnya dekat dan memiliki hubungan spesial.

“Dari awal banget pertama kali mau nge- job dia itu udah dikasih tau sama maminya. Terus akhirnya berlanjut bahwasanya dia juga cerita kalau dia sudah trauma. Makanya sebelumnya juga, sebelum sama aku juga ada lagi (mantan kekasih) sebelum-sebelumnya,” jelasnya.

Menurut Rey, ia berpacaran dengan Intan sejak Februari 2026. Selama menjalin asmara, Rey mengeklaim memberikan beberapa hal berupa materi barang dan uang, bahkan beberapa utang Intan juga diakuinya dibayarkan dengan bunganya.

“Pembahasan kayak uang, uang dan uang. Ada bukti chat-nya juga. Jadi ada beberapa utang yang sudah aku tutup gitu, yang dia viralkan juga soal utang-utang, juga aku nutup gitu loh, dan ada bukti transfer, buktinya itu gak cuma satu dua, tapi banyak,” ungkap dia.

Kisah Wanita di Malang Ditipu Nikah dengan Wanita

Pernikahan Intan Anggraeni di Malang yang semula berjalan sederhana dan tampak normal, berubah menjadi pengalaman mengejutkan setelah identitas pasangannya terbongkar. Sosok Rey, yang selama ini dikenal sebagai pria, ternyata seorang perempuan yang diduga menyamar demi melangsungkan pernikahan.

“Ya saudaraku Reynaldi Muhammad bin Faruq, saya nikahkan dan kawinkan atas wakil dari saudara Shodiq untuk menikahkan saudara dengan anak perempuan yang bernama Intan Anggraeni dengan mas kawin Rp 100 ribu dibayar tunai,” ucap penghulu saat prosesi pernikahan (berlangsung pada 3 April 2026).

Saat prosesi pernikahan berlangsung, Rey tidak menghadirkan keluarganya. Alasannya, ia mengaku keluarganya telah meninggal.

“Waktu nikah, dia tidak membawa keluarganya. Alasannya waktu itu karena ada keluarga yang meninggal, jadi pernikahannya dilakukan secara siri. Tapi setelah dicek, ternyata tidak ada yang meninggal dunia sama sekali,” kata Intan di Mapolresta Malang.

Kenal Awal Februari 2026, Tak Ada Kecurigaan

Intan mengaku bertemu dengan Rey saat bekerja di salah satu kafe di Kota Batu, pada awal Februari 2026 lalu. Kemudian mereka sempat berpacaran sejak 14 Februari 2026 lalu.

“Akhirnya apa, berjalan sampai akhirnya nikah kemarin itu. Pernikahannya 3 April baru saja kemarin, menikah secara siri,” kata Intan kepada kumparan,Rabu (8/4).

Sejak awal berkenalan dengan Rey, Intan tidak curiga bahwa dia seorang perempuan. Bahkan sejak pacaran hingga pernikahan terjadi tak ada gerak-gerik mencurigakan Rey yang merupakan seorang perempuan.

Bahkan, Rey sempat mengirim foto KTP nya yang bernama lewat WhatsApp pada 8 April 2026. Di foto KTP itu Rey bernama lengkap El Fastino Reynaldi.

“Kayak cowok asli, enggak ada kecurigaan sama sekali soalnya dia gayanya juga cowok, terus ngomongnya juga cowok. Saat nikah dia enggak bawa keluarganya,” ucap Intan (saat mendatangi Mapolresta Malang Kota).

Ia menjanjikan akan menggelar pernikahan di hotel bintang lima Grand Mercure di Jalan Panji Suroso, dengan menggunakan event organizer milik Ivan Gunawan artis Jakarta. Kepada Intan, Rey memberikan foto KTP-nya lewat WhatsApp pada 8 April 2026.

“Tapi itu maju mendadak tanggal 3 karena keluarganya meninggal, pertama Pakde sama anaknya, terakhir neneknya itu di hari yang sama semuanya katanya di Batu,” ungkap Intan.

Adapun pernikahan itu berlangsung di rumah Intan pada 3 April 2026. Pihak keluarga juga mengecek kebenaran kabar keluarga Rey yang meninggal di Kota Batu, dan ternyata nenek pamannya sudah meninggal dunia lama, jauh sebelum pernikahan itu direncanakan.

“Terakhir itu waktu dicek di sana (Batu) itu ternyata memang sudah enggak ada (meninggal dunia), ya alibinya saja dia ngakunya gitu,” kata Intan kembali.

Intan baru tahu Rey seorang perempuan saat malam pertama. Intan langsung mengadukan hal tersebut ke orang tuanya, kemudian oleh orang tuanya diteruskan ke keluarga besar, salah satunya Eko yang merupakan keluarga dekat Intan.

“Pas aku tahu dia wanita, aku nangis-nangis ke orang tua aku. Akhirnya orang tua aku datang ke Mas Eko, terus bikin laporan ke sini (Polresta Malang Kota) gitu,” ungkap Intan.

Leave a Comment