
Poltracking Indonesia merilis survei terbaru dengan tajuk ‘evaluasi kinerja pemerintah dan program prioritas Prabowo-Gibran’ pada Senin (13/8).
Salah yang disurvei adalah elektabilitas partai politik di Indonesia. Hasilnya, Gerindra unggul telak dari PDIP dan Golkar.
“Pada simulasi surat suara 18 partai politik, Partai Gerindra memperoleh elektabilitas (26,1%), diikuti PDI Perjuangan (15,4%), dan Partai Golkar (9,0%),” kata peneliti utama Poltracking Masduri Amrawi.

Poltracking juga menyurvei elektabilitas capres potensial 2029. Hasilnya, Prabowo Subianto unggul jauh dari tokoh-tokoh lain seperti Dedi Mulyadi, Anies Baswedan, Gibran Rakabuming Raka hingga Agus Harimurti Yudhoyono.
“Pada pertanyaan terbuka calon presiden, Prabowo Subianto (32,9%) paling terekam dalam ingatan publik, diikuti oleh Dedi Mulyadi (13,5%) dan Anies Baswedan (9,2%),” jelas Masduri.
Sedangkan elektabilitas cawapres, Gibran Rakabuming Raka unggul jauh dibanding nama lain seperti Dedi Mulyadi, Mahfud MD, AHY hingga Purbaya Yudhi Sadewa.
“Pada pertanyaan terbuka calon wakil presiden, Gibran Rakabuming Raka (26,8%) paling terekam dalam ingatan publik, diikuti oleh Dedi Mulyadi (8,9%) dan Mahfud MD (4,3%),” kata Masduri.
Metode Survei
Survei Poltracking dilakukan pada 2-8 Maret dengan wawancara tatap muka. Total ada 1.220 responden dengan margin of eror 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
Mereka yang disurvei adalah WNI berusia di atas 17 tahun dan sudah memiliki hak pilih. Sementara metode menggunakan multistage random sampling. Sedangkan surveyor minimal mahasiswa yang sudah mendapat pelatihan survei dari tim pusat.