Ringkasan Berita:
- Ibu Vidi Aldiano bersyukur memiliki menantu seperti Sheila Dara.
- Besbarini pun mendukung kegiatan anak menantunya itu dan memang tahu kedekatan Sheila dengan keluarga Dion.
- Vidi Aldiano meninggal dunia pada 7 Maret 2026 setelah berjuang melawan penyakit kanker selama kurang lebih enam tahun.
Kita Tekno – – Hati seorang ibu mana yang tak tersentuh melihat ketegaran menantunya di masa duka? Begitulah perasaan Besbarini, ibunda mendiang Vidi Aldiano, yang tak henti mengucap syukur atas kehadiran Sheila Dara. Di tengah cobaan berat yang menimpa keluarga, Besbarini melihat sang menantu sebagai pilar kekuatan yang luar biasa. Ia menilai Sheila sebagai sosok yang amat kuat dan tegar dalam menghadapi situasi sulit, terlebih karena Sheila telah memahami kondisi Vidi Aldiano sejak lama, sehingga mampu menjalani semuanya dengan penuh ketabahan.
Pengungkapan rasa syukur dan kekaguman ini disampaikan Besbarini dalam acara doa bersama 40 hari kepergian Vidi Aldiano yang digelar di Masjid Nurul Hidayah, Sabtu (18/4/2026). Dalam kesempatan itu, Besbarini membagikan kabar bahwa setelah melewati masa-masa terberat, kondisi emosional Sheila Dara perlahan mulai menunjukkan pemulihan. Kini, sang menantu tercinta disebutnya mampu menata diri dan lebih siap menghadapi setiap tahapan kehidupan yang telah terencana. Ketegaran Sheila ini tak hanya menjadi bukti kekuatan pribadinya, namun juga sumber energi positif bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan.
Sebagai wujud dari proses pemulihan dan penataan diri tersebut, Sheila Dara baru-baru ini terlihat kembali aktif berkegiatan. Ia diketahui menghabiskan waktu dengan melakukan aktivitas luar ruangan, yakni hiking bersama keluarga Dion Wiyoko. Besbarini menyambut positif dan sepenuhnya mendukung kegiatan menantunya ini, seraya menambahkan, “Sheila memang dekat ya sama keluarga Dion. Dan Sheila memang suka sama anak-anak. Ceria dia (Sheila) kalau sama anak-anak,” menggambarkan bagaimana sosok Sheila menemukan kebahagiaan dalam kebersamaan dan interaksi dengan anak-anak.

Namun, di balik ketegaran yang kini ditunjukkan Sheila Dara, tersimpan kisah perjuangan mendiang Vidi Aldiano yang tak terlupakan. Pelantun tembang “Nuansa Bening” itu mengembuskan napas terakhir pada Jumat, 7 Maret 2026, pukul 16.33 WIB di kediamannya. Vidi Aldiano berpulang di usia 35 tahun, setelah enam tahun lamanya berjuang melawan penyakit kanker ginjal yang mematikan. Diagnosa kanker ginjal stadium tiga pertama kali terdeteksi pada 2019. Pada tahun yang sama, Vidi menjalani operasi pengangkatan salah satu ginjalnya di sebuah rumah sakit di Singapura. Setelahnya, ia harus menghadapi serangkaian perawatan intensif, termasuk kemoterapi dan pemeriksaan kesehatan rutin yang menjadi bagian tak terpisahkan dari hari-harinya.

Jenazah musisi berhati emas kelahiran Jakarta ini kemudian dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu, 8 Maret 2026. Selama masa sakitnya, Vidi Aldiano dikenal sebagai inspirator yang tak pernah kehilangan semangat positif. Ia kerap membagikan energi dan harapan kepada para penggemarnya melalui platform media sosialnya, menunjukkan keteguhan jiwa yang luar biasa. Kepergian Vidi tak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan industri hiburan Tanah Air, tetapi juga memicu semangat bangkit bagi Sheila Dara yang kini perlahan mulai menata kembali lembaran hidupnya.
(Kita Tekno – /Kita Tekno – )
Jangan lewatkan berita-berita TribunTrends.com tak kalah menarik lainnya di Google News, Threads, dan Facebook