15 tahun memimpin, Tim Cook umumkan mundur dari CEO Apple, siapakah penggantinya?

Photo of author

By AdminTekno

Kita Tekno – Setelah hampir 15 tahun memimpin, Tim Cook resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai CEO Apple. Pergantian kepemimpinan ini menandai babak baru bagi raksasa teknologi asal Cupertino tersebut, sekaligus menjadi akhir dari salah satu era paling berpengaruh dalam sejarah perusahaan.

Dalam pengumuman resmi pada Senin (20/4), Tim Cook akan tetap menjabat sebagai CEO hingga 1 September mendatang. Setelah itu, posisinya akan digantikan oleh John Ternus, yang saat ini menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering.

Mengutip keterangan resmi di blog resminya, meski mundur dari kursi CEO, Cook tidak sepenuhnya meninggalkan Apple. Ia akan beralih ke jajaran dewan direksi sebagai Executive Chairman, memastikan perannya tetap strategis dalam arah perusahaan ke depan.

11 Cara Sederhana yang Dilakukan Istri Cerdas untuk Membuat Suami Selalu Ingat Betapa Berharganya Mereka dalam Hubungan

Sebagai informasi, Tim Cook mulai menjabat sebagai CEO Apple pada 24 Agustus 2011, menggantikan pendiri sekaligus ikon perusahaan, Steve Jobs, yang wafat dua bulan kemudian. Di bawah kepemimpinannya, Apple mengalami transformasi besar, baik dari sisi bisnis maupun inovasi produk.

Ia dikenal sebagai sosok yang memperkuat rantai pasok global Apple sekaligus mendorong pertumbuhan perusahaan ke level yang belum pernah dicapai sebelumnya. 

Selama masa jabatannya, Apple tidak hanya menyempurnakan lini iPhone sejak generasi iPhone 5, tetapi juga meluncurkan berbagai produk baru seperti Apple Watch dan HomePod.

8 Hari Mengasuh Anak Sendirian, Ayah Tersadar: Beban Mental Rumah Tangga Ternyata Jauh Lebih Melelahkan dari yang Dibayangkan

Di sektor layanan, Apple di bawah Cook juga memperluas ekosistem digitalnya melalui peluncuran Apple Music, Apple TV Plus, dan Apple Fitness Plus.

Pencapaian finansial Apple selama era Cook pun mencetak sejarah. Pada 2018, Apple menjadi perusahaan AS pertama yang mencapai valuasi USD 1 triliun, sebelum melesat melewati USD 3 triliun pada 2022. 

Bahkan pada Oktober lalu, valuasi perusahaan sempat menembus $4 triliun, hanya beberapa bulan sebelum ulang tahun ke-50 Apple pada 1 April.

Dalam pernyataannya, Cook mengungkapkan rasa cintanya terhadap perusahaan yang telah dipimpinnya selama lebih dari satu dekade.

“Saya mencintai Apple dengan seluruh kemampuan saya, dan saya sangat bersyukur telah memiliki kesempatan untuk bekerja dengan tim yang terdiri dari orang-orang yang cerdik, inovatif, kreatif, dan sangat peduli yang tak tergoyahkan dalam dedikasi mereka untuk memperkaya kehidupan pelanggan kami dan menciptakan produk dan layanan terbaik di dunia,” ujar Cook.

Seperti sudah disinggung di atas, sosok yang akan menggantikan Cook bukanlah nama baru di Apple. John Ternus telah menghabiskan hampir seluruh karier profesionalnya di perusahaan tersebut sejak bergabung pada 2001.

Segalanya Akhirnya Berjalan Sesuai Rencana: 4 Zodiak yang Mengalami Titik Balik Positif di Akhir April 2026

Sebagai seorang insinyur, Ternus dikenal memiliki peran penting dalam pengembangan sejumlah produk ikonik Apple. Ia disebut menjadi sosok yang ‘instrumental’ dalam peluncuran iPad dan AirPods.

Kariernya terus menanjak, dari Vice President of Hardware Engineering pada 2013 hingga akhirnya menjadi Senior Vice President pada 2021. Dalam beberapa tahun terakhir, ia juga mengawasi pengembangan berbagai lini produk Apple, termasuk perangkat terbaru seperti MacBook Neo.

Pergantian CEO ini menjadi momen krusial bagi Apple, mengingat besarnya warisan yang ditinggalkan Cook. Di satu sisi, perusahaan berada di posisi yang sangat kuat secara finansial dan ekosistem produk. 

5 Kebiasaan Langka yang Dilakukan Orang Bahagia Setiap Hari, Bahkan Saat Mereka Sebenarnya Tidak Ingin Melakukannya

Namun di sisi lain, tantangan baru di industri teknologi, mulai dari AI hingga persaingan perangkat keras, menuntut inovasi berkelanjutan.

Dengan latar belakang teknik dan pengalaman panjang di dalam perusahaan, Ternus diharapkan mampu menjaga momentum sekaligus membawa Apple ke fase pertumbuhan berikutnya.

Leave a Comment