Liam Rosenior semprot habis pemain Chelsea usai dibantai Brighton

Photo of author

By AdminTekno

 

Kita Tekno –  – Chelsea benar-benar jatuh ke titik terendahnya musim ini. Kekalahan telak 3-0 dari Brighton bukan cuma memperpanjang tren buruk, tapi juga memicu ledakan emosi dari sang pelatih, Liam Rosenior.

Melansir The Express, dalam wawancara pasca pertandingan, Rosenior tanpa basa-basi langsung menguliti performa timnya. Nada bicaranya tajam, bahkan bisa dibilang salah satu yang paling keras sepanjang kariernya.

“Jauh, jauh (itu adalah penampilan terburuk dari semuanya). Itu tidak dapat diterima dalam setiap aspek permainan. Tidak dapat diterima dalam sikap. Saya terus membela para pemain… penampilan malam ini tidak dapat dibela. Cara gol yang kami kebobolan, jumlah duel yang kami kalahkan, kurangnya intensitas dalam tim. Sesuatu harus berubah secara drastis di sini, sekarang juga.”

Tukang Cukur Marc Cucurella Sempat Bocorkan Formasi Chelsea Jelang Laga Kontra Brighton

Chelsea sebenarnya sudah berada dalam tekanan sejak awal laga. Baru tiga menit berjalan, mereka sudah tertinggal 1-0, sebuah awal buruk untuk tim yang sangat butuh kemenangan demi menjaga peluang ke Liga Champions.

Masalahnya bukan cuma hasil. Sepanjang pertandingan, The Blues tampil tanpa arah dan tanpa ancaman. Bahkan, mereka gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran. Untuk tim sebesar Chelsea, itu jelas jadi alarm keras.

Saat ditanya soal penyebab performa anjlok, Rosenior juga tidak mencari-cari alasan.

“Mengapa? Kita perlu bercermin. Saya perlu bercermin. Tapi saya tidak bisa terus-menerus membela beberapa hal yang kita lihat. (Manchester United), jujur ​​saja hasilnya tidak sesuai harapan, tetapi saya merasa kami telah berbalik arah.”

Chelsea Bisa Bayar Mahal Jika Pecat Liam Rosenior, Kompensasi Tembus £24 Juta

Ia kemudian menyoroti aspek mentalitas tim yang dianggapnya sangat mengecewakan.

“Namun, sikap dan semangat secara umum kurang. Tekad [ada] dari tiga atau empat pemain dari sebelas pemain inti. Itu sama sekali tidak cukup untuk klub ini. Saya tidak bisa berbohong. Saya akan mengatakan yang sebenarnya. Itu adalah penampilan yang tidak dapat diterima di setiap aspek.”

Statistik juga tidak berpihak pada Chelsea. Ini adalah kekalahan kelima beruntun mereka di liga tanpa mencetak gol, sebuah rekor terburuk sejak 1912. Bahkan, lima kekalahan beruntun ini jadi yang terpanjang di era Premier League sejak 1993.

Chelsea Mulai Cari Pengganti Liam Rosenior, John Terry Muncul Sebagai Opsi Darurat

Rosenior juga menyoroti momen krusial di awal laga yang menurutnya jadi simbol buruknya performa tim.

“Gol (pertama) itu mengerikan. Kami punya peluang sundulan mudah, tapi kami gagal. Momen sebelum gol pertama membuat saya semakin kesal. Saya rasa ada empat atau lima kesempatan di mana kami bisa menunjukkan keberanian dan kualitas moral, menguasai bola, dan bermain. Kami malah menendang bola kembali ke Brighton.”

Lebih jauh lagi, ia bahkan mempertanyakan profesionalisme timnya.

“Anda bisa berbicara tentang kurangnya kepercayaan diri, atau hasil yang tidak sesuai harapan. Itu bukan representasi dari apa pun yang ingin saya lihat, dan saya tidak akan pernah melihatnya lagi.”

“Performa dalam hal profesionalisme tidak ada. Ini benar-benar malam yang sangat sulit, malam tersulit—bukan hanya sejauh ini di klub sepak bola yang luar biasa ini—tetapi dalam karier saya. Beberapa hal yang saya saksikan hari ini, saya tidak pernah, sekali pun, ingin melihatnya lagi.”

Chelsea Terjebak Lose Streak, Liam Rosenior Makin Dekat ke Pintu Keluar

Ketika ditanya apakah para pemainnya “menyerah”, Rosenior memilih jawaban yang dingin tapi penuh makna.

“Anda harus bertanya kepada para pemain. Jika Anda bermain untuk klub ini, di klub sepak bola elit ini, atau klub sepak bola mana pun, bahkan dituduh menyerah pun tidak dapat diterima.”

“Ya, hanya itu yang akan saya katakan. Saya merasa sakit hati, saya merasa mati rasa. Itu tidak mewakili saya. Itu sama sekali tidak mewakili klub sepak bola ini. Itu harus berubah, dimulai dengan semifinal Piala FA [melawan Leeds United] pada hari Minggu.”

Liam Rosenior Bocorkan Masa Depan Garnacho di Chelsea yang Semakin Tidak Menentu

Namun, tidak semua pihak sepakat dengan kritik keras tersebut. Bek Chelsea, Trevoh Chalobah, justru memberikan pandangan berbeda. Ia menilai tim sudah bekerja keras, hanya saja kalah kualitas.

“Kami sudah memberikan yang terbaik. Hanya saja kami bukan tim yang lebih baik. Saya tidak tahu. Jelas kami punya rencana permainan. Kami mencoba menjalankannya dan… ya. Kami sudah berusaha sebaik mungkin. Kami melatihnya sepanjang minggu dan jelas kami kalah hari ini. Kami hanya perlu terus maju dan kami tidak bisa terus meratapi momen-momen ini,” ungkap Chalobah.

Chalobah juga menegaskan bahwa masalahnya bukan pada usaha pemain.

“Anda bisa lihat di ruang ganti semua orang lelah. Ini bukan soal usaha. Kami sudah memberikan yang terbaik. Kami hanya kalah hari ini. Kami berlari hari ini.”

Perbedaan narasi antara pelatih dan pemain ini justru membuka pertanyaan baru: apakah masalah Chelsea saat ini hanya soal performa, atau sudah masuk ke ranah kepercayaan dan komunikasi di dalam tim?

Leave a Comment