Jakarta, IDN Times – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyoroti gugurnya prajurit TNI bernama Praka Rico Pramudia yang dirawat nyaris satu bulan di rumah sakit di Beirut, dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada Jumat (24/4/2026).
Dave mendorong pemerintah dan TNI untuk memperkuat sistem pengamanan terhadap pasukan yang bertugas di wilayah konflik. Ia menekankan pentingnya dukungan logistik, serta memperkuat koordinasi dengan pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Di tengah eskalasi konflik yang semakin kompleks, keselamatan prajurit tetap menjadi prioritas utama,” kata Dave kepada wartawan, Minggu (26/4/2026).
“Evaluasi menyeluruh terus dilakukan agar setiap kebijakan berorientasi pada perlindungan personel sekaligus menjaga kepentingan nasional,” sambungnya lagi.
1. RI masih konsisten terlibat dalam perdamaian dunia 
Ihwal desakan untuk memulangkan TNI dari Lebanon, Dave berpendapat, Indonesia akan tetap konsisten dengan komitmen internasionalnya. Menurut dia, kehadiran TNI di UNIFIL merupakan bagian dari diplomasi pertahanan yang menegaskan peran aktif Indonesia di panggung global.
Dave juga menegaskan, setiap keputusan yang akan ditempuh harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian, dan berlandaskan pada keselamatan prajurit dan kepentingan bangsa.
“Sekaligus memastikan kontribusi Indonesia tetap terjaga dan bermakna bagi stabilitas kawasan,” kata Legislator Fraksi Golkar itu.
2. Penghormatan tinggi untuk 4 prajurit TNI yang gugur dalam misi UNIFIL 
Komisi I DPR RI memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada prajurit yang gugur serta keluarga yang ditinggalkan. Menurut Dave, pengorbanan mereka adalah bagian dari sejarah bangsa yang menegaskan bahwa Indonesia berdiri tegak sebagai negara yang konsisten memperjuangkan perdamaian dunia.
Ia mengatakan, setiap langkah prajurit di medan tugas mencerminkan keberanian dan keteguhan hati, sekaligus memperkuat tekad seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga amanah perdamaian dengan penuh keyakinan. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tugas menjaga perdamaian dunia menuntut pengorbanan yang luar biasa.
“Prajurit kita telah menunjukkan bahwa Indonesia berdiri tegak dalam mengemban amanah internasional, dengan semangat yang tidak pernah surut demi menjaga stabilitas dan perdamaian global,” kata dia.
3. Praka Rico akan dimakamkan di TMP Tebing Tinggi 
Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda (Kapendam IM) Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal mengatakan, Rico akan dimakamkan di kampung halamannya, di Dusun VII Sukajadi Desa Dolok Manampang Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara.
“Tempat persemayaman jenazah dilaksanakan di rumah kecil almarhum yang saat ini ditempati kakak kandungnya,” kata Teuku Mustafa saat dikonfirmasi IDN Times, Sabtu (25/4/2026).
Mustafa mengatakan, jenazah Praka Rico akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tebing Tinggi. “Disiapkan oleh Dandim 0204/Deli Serdang Letkol Arh Agung,” tutur dia.
Selain Praka Rico, setidaknya ada tiga prajurit TNI lainnya yang lebih dulu gugur saat bertugas dalam misi UNIFIL. Mereka adalah Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon.