Prabowo soroti 1.800 titik perlintasan kereta sebidang di Jawa, siapkan Rp 4 T

Photo of author

By AdminTekno

Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk para korban tabrakan kereta di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4). Prabowo menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut.

Prabowo menyebut ada 1.800 titik perlintasan kereta api sebidang di Jawa. Ribuan perlintasan itu akan diperbaiki agar kecelakaan kereta seperti di Bekasi Timur tidak terulang.

“Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini, ini dari zaman, saya kira dari zaman Belanda ya. Sudah berapa puluh tahun,” kata Prabowo di RSUD Kota Bekasi.

“Sekarang ya sudah lah kita akan selesaikan semua itu. Saya sudah perintahkan, kita akan perbaiki semua ya lintasan tersebut ya apakah dengan diadakan pos jaga atau dengan flyover,” ucap Prabowo.

Pemerintah bakal menyiapkan dana Rp 4 triliun untuk proyek perbaikan perlintasan kereta api di Jawa.

“Ya nanti pelaksanaannya kita tunjuk. Kita perhitungkan sekitar hampir Rp 4 T ya, 4 triliun ya. Demi keselamatan,” ucapnya.

Insiden Berawal dari Taksi Mogok di Perlintasan

Taksi Green SM tertabrak KRL di perlintasan kereta Jalan Ampera, Bekasi, pada Senin (27/4) malam menjadi pemicu tabrakan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

Seorang warga, Saman (55) mengatakan bahwa mobil taksi tersebut saat itu melintas dari arah timur menuju barat melalui perlintasan Ampera. Namun, saat akan melintas, mobil tiba-tiba berhenti mendadak.

Warga yang menjaga perlintasan kereta tersebut lalu meneriaki sopir taksi tersebut. Sebab ada kereta yang hendak lewat.

“Taksi mati, dihidupkan tidak bisa. Tadi posisinya memang tidak kelihatan kereta. Penjaga ini teriak, ‘sudah keluar, keluar’. Didorong-dorong tidak kuat, akhirnya keburu datang kereta, akhirnya menabrak,” ucap dia.

Mobil taksi tersebut akhirnya terseret hingga kurang lebih sejauh 100 meter. Sementara sopir taksi berhasil keluar dari mobil tersebut.

“Sopir aman, dibawa sama polisi, sama penjaga palang pintu rel,” tuturnya.

Ia menyebut bodi mobil taksi mengalami kerusakan, terutama pada bagian bodi, kaca samping kiri dan depan, serta ban.

“Iya bodinya rusak, kaca juga,” tutur dia.

Adapun KRL yang menabrak taksi tersebut ialah relasi Cikarang-Angke. Insiden itu membuat KRL Kampung Bandan-Cikarang berhenti di Stasiun Bekasi Timur menunggu KRL yang menabrak taksi melintas kembali.

Namun, saat berhenti tersebut KRL Kampung Bandan-Cikarang tertabrak KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Pasar Turi. Sejumlah penumpang KRL menjadi korban.

Bukan Perlintasan Resmi

Perlintasan kereta di Jalan Ampera tersebut memang bukan perlintasan resmi yang dijaga oleh petugas KAI. Perlintasan itu hanya dijaga oleh warga sekitar.

Biasanya warga yang berjaga di perlintasan akan memberikan peringatan kepada pengendara untuk tidak melintas bila ada kereta yang hendak lewat. Adapun perlintasan ini berjarak sekitar 300 meter dari Stasiun Bekasi Timur.

Seorang warga bernama Fadli mengatakan kecelakaan di perlintasan tersebut sangat jarang terjadi.

“Di sini lebih aman dari Bulak Kapal. Beneran dijaga kalo di sini. Ini jagaan paling aman. Kondisi mobil mogok bukannya yang nggak dijaga. Kemungkinan dari sistem mobilnya yang eror jadi mobil ketahan. udah diusahain didorong ga bisa,” ujarnya.

Tanggapan Green SM

Pihak Green SM menanggapi insiden yang melibatkan armadanya itu. Mereka menyebut mendukung penuh upaya investigasi.

“Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas,” ucap pihak Green SM dalam akun Instagram @id.greensm, Senin (27/4).

“Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung,” tambahnya.

Green SM mengatakan, keselamatan adalah prioritas utama mereka.

“Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan,’ tambahnya.

“Kami akan terus menyampaikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi,” tandasnya.

Leave a Comment