Ada 423 perlintasan sebidang di Jakarta sekitarnya, 130 titik tak dijaga

Photo of author

By AdminTekno

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat masih banyak perlintasan kereta api sebidang di wilayah operasional Daop 1 Jakarta yang belum sepenuhnya memiliki penjagaan.

Berdasarkan data yang diterima kumparan, hingga April 2026, total perlintasan kereta api sebidang di wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 423 titik. Dari jumlah tersebut, sebanyak 293 perlintasan telah dijaga, sementara 130 titik lainnya masih belum dijaga.

Selain itu, ada pula 118 perlintasan tidak sebidang berupa flyover dan underpass yang telah dibangun untuk memisahkan jalur kereta dengan lalu lintas kendaraan.

Wilayah Daop 1 Jakarta sendiri mencakup DKI Jakarta, Banten, serta sebagian Jawa Barat termasuk Bogor, Depok, Citayam, Bojonggede, Cilebut, Karawang, dan Bekasi.

Secara keseluruhan, mencakup wilayah Daop 1 Jakarta hingga Daop 9 Jember serta Divre 1 Medan hingga Divre 4 Tanjung Karang, tercatat ada 3.888 perlintasan sebidang.

Jumlah 3.888 yakni perlintasan yang berada pada satu bidang antara rel dan jalan raya. Sementara itu, perlintasan tidak sebidang seperti flyover dan underpass berjumlah 564 titik.

Dari total perlintasan sebidang itu, sebanyak 2.112 titik telah dijaga, sedangkan 1.776 lainnya masih belum dijaga.

Direktur Utama (Dirut) PT KAI Bobby Rasyidin menegaskan KAI dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus melakukan penertiban ketat terhadap perlintasan sebidang, termasuk yang tidak memenuhi standar keselamatan.

“Ormas seperti yang saya sampaikan tadi, selama itu tidak memenuhi syarat-syarat untuk menjamin keselamatan, maka kami harus menutup,” kata dia, saat konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4).

Leave a Comment