Kisah Elpanta, tunanetra lulus 7 semester, direkrut jadi pegawai tetap Unesa

Photo of author

By AdminTekno

jatim.jpnn.com, SURABAYA – Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof Nurhasan memberikan apresiasi khusus kepada wisudawan tunanetra Elpanta Tarigan. Dia direkrut sebagai pegawai tetap usai lulus sarjana hanya dalam tujuh semester.

“Dia S1 bisa menyelesaikan tujuh semester sehingga kami beri apresiasi sekaligus saya suruh memilih, beasiswa S2 atau menjadi pegawai tetap di Unesa,” ujar Prof Nurhasan seusai wisuda, Rabu (29/4).

Elpanta merupakan lulusan Program Studi Pendidikan Luar Biasa (PLB). Selain berprestasi secara akademik, dia juga dikenal sebagai atlet tolak peluru dengan raihan medali emas tingkat nasional.

Nurhasan, yang akrab disapa Cak Hasan itu menilai keputusan Elpanta memilih menjadi pegawai tetap sudah tepat. Menurut dia, seluruh pegawai Unesa memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa biaya hingga jenjang magister dan doktor.

“Pintar dia memilih pegawai tetap karena peluangnya tahun depan sekolah juga gratis, baik jenjang S2 maupun S3,” kata dia.

Elpanta mengaku perjalanan meraih gelar sarjana tidak mudah, terutama sejak kehilangan penglihatan pada usia 12 tahun. Namun, lingkungan kampus yang inklusif membantunya menyelesaikan studi lebih cepat.

“Saya menjalani kehidupan yang tidak mudah dengan kondisi saya, tetapi saya yakin dan percaya berkat dukungan teman-teman,” ujar dia.

Meski kini berkarier di Unesa, Elpanta berencana kembali ke Medan setelah menempuh pendidikan magister. Dia ingin berkontribusi dalam pengembangan pendidikan inklusif di daerah asalnya.

“Saya ingin menjadi guru atau dosen di Medan karena di Sumatera Utara setahu saya belum ada Jurusan Pendidikan Luar Biasa di kampus negeri. Saya ingin membangun Medan,” katanya. (antara/mcr12/jpnn)

Leave a Comment