Internal Real Madrid makin suram, Valverde dan Tchouameni nyaris adu jotos di sesi latihan

Photo of author

By AdminTekno

 

Kita Tekno – Keterpurukan Real Madrid di semua kompetisi musim ini nampaknya tercermin dari kondisi internal Los Blancos. Terkini, Fede Valverde dan Aurelien Tchouameni terlibat perkelahian.

Tak hanya itu, kedua pemain inti tersebut nyaris baku hantam dalam sebuah sesi latihan tim di Valdebebas, Madrid untuk persiapan menghadapi Barcelona dalam pertandingan bertajuk El Clasico.

Pemicunya diduga karena pelanggaran keras selama sesi latihan. Insiden yang menegangkan itu awalnya terjadi saat lemparan dalam, kemudian terjadi pelanggaran keras yang menyebabkan Valverde dan Tchouameni bersitegang. Hal ini tentu dikhawatirkan mengganggu persiapan tim.

El Clasico Penentu Juara La Liga: Barcelona Hanya Butuh Seri, Real Madrid Wajib Menang!

“Valverde dan Tchouameni hampir saling melayangkan pukulan setelah pertikaian yang mencerminkan kerusakan internal yang dialami ruang ganti tim saat ini,” tulis Marca, Kamis (7/5) yang dikutip oleh Antara.

Kondisi internal Madrid yang carut marut ini sebenarnya kerap tercium pihak eksternal sepanjang musim ini. Misalnya pada era kepelatihan Xabi Alonso, pemain bintang mereka, Vinicius Jr. dikabarkan bersitegang dengan sang pelatih.

Lalu, baru-baru ini pertengkaran fisik juga terjadi ketika bek andalan Los Blancos, Antonio Rudiger sempat memukul Alvaro Carreras karena perbedaan pandangan di sesi latihan.

Kylian Mbappe Dituding Egois, Ruang Ganti Real Madrid Disebut Mulai Terpecah

Ruang Ganti Kacau

Pergantian pelatih dari Xabi ke Alvaro Arbeloa juga tidak terlalu membuat kondisi ruang ganti pemain kondusif. Arbeloa bahkan ditentang oleh beberapa pemain senior karena lebih sering memberi menit bermain untuk pemain akademi. 

Salah satu pemain senior, Dani Cebalos bahkan terang-terangan tidak mau lagi dimainkan hingga akhir musim.

Belum lagi sorotan terhadap Kylian Mbappe yang malah berlibur disaat absen karena cedera. Padahal, timnya sedang kesulitan mendulang poin untuk mengejar Barcelona di puncak klasemen.

Berbagai dinamika negatif tersebut dikhawatirkan mempengaruhi mentalitas bertanding para penggawa Real Madrid menjelang pertandingan menghadapi rival abadi mereka, Barcelona yang kondisi internalnya justru berbeda 180 derajat dari Los Blancos.

Sebagai informasi, Barcelona hanya butuh dua poin lagi untuk mengunci gelar La Liga musim ini. Itu berarti, mereka harus menang atas Madrid. Jika tidak, maka pesta Blaugrana akan tertunda.

PSG Samai Capaian Real Madrid dan Manchester United di Liga Champions, Luis Enrique Singgung Kedewasaan

Di sisi lawan, peluang Real Madrid untuk juara sangat tipis. Kemenangan atas Espanyol pekan lalu seakan-akan hanya menunda mimpi buruk mereka di La Liga musim ini. Dengan menyisakan empat pertandingan dan Barcelona hanya butuh dua poin tambahan, maka Los Blancos semakin dekat dengan musim tanpa gelar di 2025/2026.

Leave a Comment