
jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG – Peristiwa penusukan tragis menimpa seorang perempuan bernama Nanda Tritami Raina (26 tahun) di kawasan Sekelimus, Bandung Kidul, Kota Bandung.
Insiden berdarah itu terjadi pada Sabtu (9/5/2026) malam dengan pelaku yakni CM (30 tahun) yang tak lain adalah mantan kakak ipar korban.
Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Hamzah (40 tahun), mengatakan, pelaku sudah menunggu korban sejak siang hari. Pelaku terlihat menunggu di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) mulai pukul 14.00 WIB.
“Pelaku sudah ada di sini dari jam dua atau jam tiga siang sambil nongkrong. Sempat mengobrol juga dan orangnya terlihat sangat sopan saat saya tanya sedang menunggu siapa,” kata Hamzah di Bandung, Senin (11/5/2026).
Sekitar pukul 20.00 WIB, korban yang mengendarai mobil putih tiba di lokasi dan langsung diadang oleh pelaku.
Tanpa banyak bicara, pelaku membuka pintu mobil dan langsung menikam korban yang masih berada di dalam kendaraan.
Penusukan ini diduga dipicu oleh dendam keluarga terkait proses perceraian pelaku dengan kakak korban.
Pelaku merasa korban menghalangi usahanya untuk rujuk dengan mantan istrinya.
“Jadi pelaku ini mantan kakak ipar korban yang kesal karena merasa dihalangi saat ingin rujuk. Dia seolah-olah menyimpan dendam langsung kepada adiknya (korban) ini,” ujarnya.
Hamzah yang melihat kejadian itu segera menghampiri mobil korban setelah mendengar teriakan minta tolong. Ia sempat terlibat perkelahian dengan pelaku yang berusaha melarikan diri dari lokasi.
“Saya langsung lari ke mobil dan pelaku bilang ini urusan keluarga, jangan ikut campur. Saya balas ‘ini bukan masalah keluarga lagi tapi sudah tindakan kriminal’ karena sudah banyak darah,” tuturnya.
Setelah melakukan aksinya, pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengaku pasrah kepada warga yang menangkapnya.
Ia menyebut pelaku sempat menyatakan rasa puasnya setelah berhasil melampiaskan amarahnya kepada korban.
“Dia bilang tidak akan kabur dan mengaku sudah merasa puas dengan apa yang dilakukannya. Awalnya terlihat sangat sopan, saya benar-benar tidak menyangka dia akan berbuat senekat ini,” ungkapnya. (mcr27/jpnn)