Update Kondisi Andrie Yunus di RSCM, Kembali Jalani Operasi Mata Kanan pada 7 Mei Lalu

Photo of author

By AdminTekno

Kita Tekno – – Korban penyiraman air keras, Andrie Yunus, masih menjalani perawatan secara intensif di RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Pada 7 Mei lalu, wakil Koordinator KontraS itu kembali menjalani operasi mata kanan.

Melalui keterangan resmi pada Selasa (12/5), RSCM menyampaikan bahwa saat ini Andrie masih berada dalam pemantauan dan penanganan tim medis multidisiplin. Para dokter itu terdiri atas dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi, oftalmologi, psikiatri, serta tenaga kesehatan lainnya.

Pengerahan dokter sebanyak itu dilakukan guna memastikan proses pemulihan Andrie berjalan optimal dan berkesinambungan. Mengingat, Andrie sudah hampir 2 bulan menjalani perawatan pasca disiram menggunakan air keras pada 12 Maret 2026.

Harga Makin Mahal, Penjualan PS5 Anjlok 46 Persen

”Secara umum kondisi pasien dalam keadaan stabil dan menunjukkan perkembangan yang baik. Pasien memiliki riwayat luka bakar pada wajah, leher, dada, punggung, dan kedua lengan akibat trauma kimia asam yang terjadi pada 12 Maret 2026,” ungkap RSCM dalam keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media.

Selama menjalani perawatan, Andrie sudah melalui serangkaian tindakan medis dan operasi. Semua dilakukan secara secara bertahap sesuai kebutuhan klinis. Operasi lanjutan terakhir dilakukan berlangsung pada 7 Mei 2026. Yakni operasi pembersihan jaringan dan penutupan luka lanjutan dengan tindakan tandur atau cangkok kulit.

”Pasca tindakan tersebut, pasien menjalani perawatan dan observasi di ruang rawat RSCM untuk pemantauan kondisi klinis dan evaluasi penyembuhan luka,” kata RSCM.

Berdasar hasil evaluasi terakhir pada 8 Mei 2026, kondisi Andrie dinyatakan stabil. Dia tidak mengalami demam, mual, maupun muntah. Selain itu, toleransi makan Andrie juga baik. Dia pun sudah bisa berjalan sendiri. Keluhan nyeri pasca operasi dirasakan minimal dan masih dapat dikontrol dengan terapi yang diberikan oleh tim medis.

”Terkait kondisi mata kanan, saat ini masih dalam tahap penanganan lanjutan dengan tindakan penutupan kelopak mata sementara untuk mendukung proses penyembuhan dan mempertahankan struktur bola mata,” jelas RSCM.

Dari hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG) diketahui bahwa kondisi bola mata Andrie masih utuh dan tidak ditemukan tanda pelepasan saraf mata maupun gangguan berat lainnya pada bagian belakang bola mata. Namun demikian, evaluasi berkala tetap dilakukan oleh tim dokter mata bersama tim bedah plastik rekonstruksi.

Berkaitan dengan aspek psikologis, hasil evaluasi tim psikiatri dan psikologi menyatakan bahwa kondisi Andrie saat ini dalam batas normal dan tidak ditemukan adanya gangguan psikologis yang bermakna. Andrie dinilai cukup mampu beradaptasi terhadap kondisi fisik maupun lingkungan sekitarnya serta kooperatif selama menjalani proses perawatan.

RSCM memastikan, pendampingan psikologis tetap diberikan. Tidak hanya itu, RSCM juga menyampaikan bahwa berdasar pertimbangan medis profesional secara fisik dan psikologis, pasien saat ini masih berada dalam fase pemulihan pasca operasi lanjutan dan masih memerlukan evaluasi berkala terhadap proses penyembuhan luka maupun kondisi mata.

”Oleh karena itu, aktivitas pasien masih perlu dibatasi guna mengurangi risiko gangguan proses penyembuhan,” terang RSCM.

Lebih lanjut, RSCM menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan medis yang optimal, profesional, dan mengedepankan keselamatan Andrie sesuai standar pelayanan kesehatan yang berlaku. RSCM juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta memberikan ruang bagi Andrie untuk menjalani proses pemulihan dengan baik.

Leave a Comment