WNI diduga diculik Israel saat menuju Gaza bertambah jadi 7 orang

Photo of author

By AdminTekno

Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) mengkonfirmasi bertambahnya dua WNI yang diduga diculik oleh Israel saat misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF). Keduanya merupakan relawan GPCI, yakni Herman Budiyanto Sudarsono dan Ronggo Wirasano.

Kapal Zefiro yang ditumpangi kedua WNI itu diintersep pasukan Israel pada Selasa (19/5) malam waktu setempat.

“Tadi videonya saksikan pada saat kita melihat live streaming dari akun resmi Global Summit Flotilla dan kita melihat langsung kapal Zefiro yang ditumpangi mereka. Tadi kita lihat kapalnya sudah diintersep oleh zionis,” ujar Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandi, saat konferensi pers di Sasana Budaya Rumah Kita, Jakarta Selatan,” Selasa (19/5).

Selain Zefiro, terdapat tiga kapal lain yang juga diintersep Israel, yakni yaitu Andros, Don Juan, dan Eleftheri. Media Centre Crisis GPCI, Syamsul Ardiansyah, menegaskan kedua WNI itu dalam misi memberikan bantuan ke Gaza.

“Keduanya adalah aktivis kemanusiaan yang datang dengan misi damai tanpa kekerasan untuk melaksanakan panggilan kemanusiaan dalam rangka memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Gaza,” tutur Syamsul.

Kapal para relawan kemanusiaan itu dicegat saat berlayar di perairan internasional atau laut bebas. Syamsul mengatakan wilayah itu bukan di bawah otoritas negara manapun.

“Berdasarkan hukum laut internasional, ada konsep namanya yurisdiksi eksklusif negara bendera, yang menyatakan bahwa kapal-kapal yang berlayar di laut lepas tunduk secara eksklusif pada yurisdiksi negara di mana tempat kapal itu terdaftar. Jadi di sini kita bisa lihat bahwa Israel tidak memiliki hak, bahkan kewenangan untuk mengintersep, merusak, atau bahkan menculik para pekerja kemanusiaan,” tutur Syamsul.

Hingga kini, total ada 7 WNI yang diduga diculik militer Israel. Berikut daftarnya:

  • Thoudy Badai (Jurnalis Republika) – Kapal Ozgurluk

  • Rahendro Herubowo (sebelumnya tercantum Rahendro adalah jurnalis iNews namun Pemred iNews Aiman Witjaksono menyatakan Rahendro telah resign dari iNews pada Agustus 2022) – Kapal Ozgurluk

  • Bambang Noroyono (Jurnalis Republika) – Kapal Boralize

  • Andre Prasetyo Nugroho (Jurnalis TV Tempo) – Kapal Ozgurluk

  • Andi Angga (Aktivis) – Kapal Josef

  • Herman Budiyanto Sudarsono (Aktivis) – Kapal Zafiro

  • Ronggo Wirasano (Aktivis) – Kapal Zafiro

Leave a Comment