
Penghuni Apartemen Mediterania Tower C, Tanjung Duren, Jakarta Barat, yang terdampak kebakaran pada Kamis (30/4), untuk sementara diinapkan di hotel oleh pihak pengelola.
Salah satu penghuni apartemen mengaku telah dievakuasi dan dipindahkan ke hotel tanpa biaya. Ia menyebut, pengelola menyediakan tempat menginap bagi warga yang terdampak kebakaran.
“Kita sekarang sudah dievakuasi tinggal hotel,”kata penghuni tersebut saat dihubungi, Kamis (30/4).
Ia menjelaskan kondisi para penghuni saat ini sudah berada di lokasi pengungsian sementara.
Menurutnya, fasilitas hotel tersebut diberikan secara gratis oleh pengelola apartemen.
“Dapat gratis dari pengelola Mediterania,” lanjut dia.
Namun, para penghuni tidak ditempatkan dalam satu lokasi yang sama. Mereka dibagi ke beberapa hotel berbeda.
“Seluruh Area G,” ucapnya.
Pembagian lokasi hotel disebut dilakukan langsung oleh pihak pengelola.
“Sesuai dibagi dari pengelola,” katanya.
Terkait durasi penginapan, ia menyebut akan berlangsung hingga proses perbaikan selesai.
“Sampai perbaikan selesai,” tambah dia.
Sebelumnya, polisi mengungkap sumber api dalam peristiwa kebakaran di Apartemen Mediterania berasal dari panel listrik di area basement.
“Kami menerima informasi awal dari petugas sekuriti setempat bahwa sumber api berasal dari panel listrik di basement,” kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, di lokasi, Kamis (30/4).
Api disebut berhasil dipadamkan dengan cepat, namun asap telanjur menyebar melalui jalur kabel hingga ke lantai atas.
“Api tersebut dapat segera dipadamkan. Namun, asap sudah telanjur mengepul dan masuk ke rongga jalur kabel, sehingga merambat ke ruangan di lantai-lantai atas dan unit-unit,” jelasnya.
Polisi juga menegaskan tidak ada api yang langsung menjalar ke unit hunian warga, serta meluruskan informasi yang beredar di media sosial.