
Kita Tekno – – Akun Instagram pribadi milik musisi sekaligus Anggota DPR, Ahmad Dhani dilaporkan hilang. Pentolan band Dewa 19 itu pun beralih menggunakan akun resmi grup band itu untuk menyampaikan pesan yang cukup menyita perhatian publik.
Melalui akun Instagram @officialdewa19, Dhani mengunggah fotonya dengan tulisan bernada emosional. Ia menyinggung soal kebenaran yang menurutnya tidak bisa dikubur serta menyatakan akan memperjuangkan kehormatan putrinya, Safeea Ahmad.
“IG SAYA BISA MATI TAPI KEBENARAN TAK BISA DIKUBUR,” tulis Dhani dalam fotonya yang diunggah melalui akun Instagram resmi Dewa 19.
Kecam Pembajakan Kapal Kemanusiaan oleh Israel, Themis Sebut Langgar Hukum Internasional
Dalam takarirnya, Dhani menyatakan akan memperjuangkan kehormatan anaknya, Shafeera. Tak ada keterangan lanjutan mengenai maksud Dhani mengungggah hal tersebut.
“I am a Man Who Will Fight For Your Honour @shafeeamd,” tulisnya sembari menandai akun putrinya tersebut.
Pernyataan itu diduga berkaitan dengan konflik lama antara Dhani dan mantan istrinya, Maia Estianty, yang kembali memanas dalam beberapa waktu terakhir.
Seperti diketahui, hubungan Dhani dan Maia memang sudah lama berakhir. Keduanya resmi bercerai pada 2008 melalui putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan, setelah konflik rumah tangga yang mencuat sejak 2006. Meski telah berpisah hampir dua dekade dan menjalani kehidupan masing-masing, hubungan keduanya kerap memanas di berbagai momen, termasuk saat acara keluarga.
Ada Kesalahan Administrasi, BWF Klarifikasi Susunan Pemain Final Thomas Cup 2026
Terbaru, Dhani diduga menyindir Maia terkait acara siraman dalam rangkaian pernikahan El Rumi dengan Syifa Hadju dalam akun Instagramnya. Ia menyebut adanya “akting” yang dinilai tidak tulus dalam acara tersebut.
Tak berhenti di situ, Dhani juga kembali menyinggung konflik lama mereka. Ia membantah tudingan perselingkuhan yang pernah diarahkan kepadanya, dan justru menuding Maia memiliki hubungan dengan pihak lain di masa lalu.
Dhani bahkan mengungkit sejumlah isu seperti laporan KDRT hingga kesulitan bertemu anak yang pernah ia alami. Menurutnya, narasi tersebut dibangun untuk membentuk citra tertentu di mata publik.
“Sudah 20 tahun berlangsung, beberapa narasi itu hanya dipercaya oleh para penggemar sinetron dan drama Korea, tetapi tidak dipercaya oleh Mahkamah Agung,” ujar Dhani.
Ia menambahkan bahwa putusan Mahkamah Agung kala itu hanya mengabulkan perceraian tanpa tuntutan lain, termasuk soal hak asuh anak.
Hancurkan Tiongkok, Korea Selatan Juara Uber Cup 2026
“Terbukti MA hanya mengabulkan permohonan cerai saja. Bahkan hak asuh anak pun tidak dikabulkan apalagi gugatan yang lain,” imbuhnya.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Maia Estianty terkait pernyataan terbaru tersebut. Namun, konflik yang kembali mencuat ini kembali menarik perhatian publik dan memicu berbagai reaksi di media sosial.