
Genangan banjir di sejumlah wilayah Jakarta mulai surut pada Selasa (5/5) siang. Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per pukul 11.00 WIB, tersisa 80 RT dan 3 ruas jalan yang masih tergenang.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohammad Yohan, mengungkapkan adanya penurunan signifikan genangan dibandingkan sebelumnya, seiring dengan surutnya air di sejumlah titik terdampak hujan deras yang terjadi pada Senin (4/5) malam.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 80 RT dan 3 ruas jalan tergenang,” ujar Yohan dalam keterangan tertulis, Selasa (5/5).
Adapun rincian wilayah terdampak sebagai berikut:
Jakarta Barat (19 RT):
Kel. Kedaung Kali Angke: 3 RT
Kel. Rawa Buaya: 6 RT
Kel. Kedoya Selatan: 4 RT
Kel. Joglo: 1 RT
Kel. Kembangan Selatan: 5 RT
Jakarta Selatan (42 RT)
Kel. Petogogan: 37 RT
Kel. Bintaro: 5 RT
Jakarta Timur (19 RT)
Kel. Bidara Cina: 2 RT
Kel. Kampung Melayu: 8 RT
Kel. Cawang: 7 RT
Kel. Cililitan: 2 RT
Ketinggian air dilaporkan mulai 10 hingga 100 sentimeter. Genangan dipicu oleh curah hujan tinggi serta luapan sejumlah kali, di antaranya Kali Krukut, Kali Grogol Mampang, Kali Angke, Kali Pesanggrahan, Kali Mampang, dan Kali Ciliwung.
Sementara itu, BPBD juga mencatat masih adanya warga yang mengungsi di Kelurahan Kedoya Selatan.
“Kel. Kedoya Selatan: 12 KK atau 46 jiwa mengungsi di musala Kantor Kelurahan,” kata Yohan.
Untuk ruas jalan, terdapat tiga titik yang masih tergenang, yakni Jalan Puri Kembangan di Kedoya Selatan, Jalan Kembangan Raya, dan Jalan Strategi Raya di Kembangan Selatan dengan ketinggian air 15 hingga 50 sentimeter.
Yohan Mengatakan, BPBD DKI Jakarta masih melakukan penanganan di lapangan dengan mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan serta berkoordinasi dengan dinas terkait.
“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” kata Yohan.
BPBD juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan susulan.