Kita Tekno – –Ruang ganti Real Madrid kembali diterpa isu panas setelah Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni kembali baku hantam saat latihan di Valdebebas. Valverde sampai harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Laporan Marca menyebut, ketegangan antara kedua pemain sudah terlihat sejak awal latihan berlangsung. Valverde menolak berjabat tangan dengan Tchouameni.
Keduanya beberapa kali terlibat duel keras sepanjang sesi sebelum pertengkaran berlanjut setelah latihan usai. Konflik memuncak di ruang ganti ketika Valverde dan Tchouameni berkelahi hingga harus dilerai sejumlah anggota tim dan staf klub.
Jadwal Super League Pekan Ke-32: Duel Klasik Persija Lawan Persib
Valverde mengalami memar cukup parah dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Namun cedera itu tidak sengaja, bukan akibat dipukul Tchouameni.
”Setelah pemeriksaan yang dilakukan hari ini oleh tim medis Real Madrid terhadap pemain kami, Fede Valverde, dia didiagnosis mengalami trauma kranioensefalik,” kata Real Madrid dalam lamannya seperti dilansir dari Antara pada Jumat (8/5).
Real Madrid memastikan Valverde sudah stabil dan menjalani pemulihan di rumah dan diperkirakan harus beristirahat selama 10 hingga 14 hari sesuai prosedur medis sehingga absen melawan Barcelona pada Senin pekan depan.
Laga PSG vs Bayern Munchen Berakhir Kontroversial, Konrad Laimer Frustrasi dengan Wasit
Insiden itu membuat manajemen Real Madrid bergerak cepat dengan menggelar rapat darurat bersama seluruh pemain. Direktur umum klub Jose Angel Sanchez menggelar rapat darurat bersama seluruh skuad utama beberapa menit setelah insiden terjadi. Mereka membuka investigasi internal serta proses disipliner terhadap pemain untuk memastikan konflik tidak semakin mengganggu stabilitas ruang ganti di tengah fase krusial akhir musim.
Rapat berlangsung tertutup di kompleks latihan Valdebebas di mana seluruh pemain diminta tetap berada di lokasi hingga pertemuan selesai guna meredam ketegangan di dalam tim. Ketegangan internal Madrid meningkat dalam beberapa pekan terakhir akibat hasil tim yang tidak memuaskan.
Beberapa sumber internal bahkan menyebut insiden Valverde dan Tchouameni sebagai salah satu konflik paling serius yang terjadi di Valdebebas dalam beberapa tahun terakhir.