
bali.jpnn.com, DENPASAR – Klasemen Super League 2025-2026 bergerak dinamis setelah dua laga terakhir pekan ke-28 berakhir kemarin (20/4).
Semen Padang melawan Persijap Jepara di Stadion Haji Agus Salim, sementara Dewa United menantang Persib Bandung di Banten International Stadium (BIS).
Di Banten International Stadium, Dewa United dipaksa bermain imbang oleh Persib Bandung dengan skor akhir 2 – 2.
Kegagalan Dewa United mengamankan tiga poin cukup wajar lantaran pada menit ke-63 kehilangan pemain kunci Alex Martins.
Striker berkebangsaan Brasil itu harus keluar lapangan karena menerima kartu kuning kedua alias merah.
Dewa United memimpin dua gol terlebih dahulu pada babak pertama melalui gol yang dicetak Alex Martins menit ke-28 dan Ricky Kambuaya menit ke-61.
Persib Bandung baru bisa membalas dua gol setelah Dewa United kehilangan Alex Martins menit ke-63.
Dua gol Persib dicetak oleh Thom Haye dari titik putih menit ke-77 dan Andrew Jung menit ke-86.
Hasil imbang ini tidak mempengaruhi posisi kedua kesebelasan di papan klasemen Super League 2025-2026.
Dewa United tertahan di peringkat ketujuh dengan 41 poin, hasil dari 12 kali menang, lima kali seri dan 11 kali kalah.
Persib Bandung masih memuncaki klasemen Super League 2025-2026 dengan 65 poin, hasil dari 20 kali menang, lima kali menang dan tiga kali kalah.
Hasil imbang ini memangkas jarak poin Persib dengan Borneo FC yang hanya dua poin.
Hasil ini membuat perburuan juara Super League 2025-2026 kian panas.
Persijap Jepara melanjutkan tren positif pada laga terakhir pekan ke-28 Super League 2025-2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang.
Persijap secara mengejutkan berhasil mengalahkan tuan rumah Semen Padang dengan skor 2 – 0 pada laga berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal pertandingan.
Dua gol Persijap lahir pada babak pertama melalui Rendi Saepul menit ke-38 dan titik putih yang dicetak Carlos Franca menit ke-45.
Kemenangan ini membuat Persijap makin menjauh dari zona merah, degradasi.
Persijap kini berada di peringkat ke-13 klasemen Super League 2025-2026 dengan 28 poin, hasil dari tujuh kali menang, tujuh kali seri dan 14 kali kalah.
Semen Padang terdampar di zona degradasi, peringkat ke-17 dengan 20 poin, hasil dari lima kali menang, lima kali seri dan 18 kali kalah. (lia/JPNN)