Rocky Gerung singgung menteri mantan napi saat hadiri reshuffle kabinet Prabowo di istana

Photo of author

By AdminTekno

 

Kita Tekno – – Pengamat politik Rocky Gerung membeberkan alasan dirinya menghadiri pelantikan menteri baru di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4). Rocky mengaku dirinya sengaja hadir untuk mendampingi aktivis buruh Jumhur Hidayat yang dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH).

 

Rocky menyinggung menteri mantan narapidana pidana yang dilantik Prabowo hari ini. Hal itu tertuju pada Jumhur Hidayat, yang pernah divonis 10 bulan penjara dalam kasus penyebaran berita bohong, pada 2021.

“Ya, sebagai wakil masyarakat sipil diundang untuk menyaksikan, sekaligus menjadi penanda bahwa kabinet itu juga jadi efektif kalau ada tokoh-tokoh mantan napi,” kata Rocky Gerung usai pelantikan pejabat Kabinet Merah Putih di Istana Negara.

Rocky menyatakan, Jumhur Hidayat merupakan mantan napi. Namun, Jumhur juga merupakan seorang intelektual, ekonom, hingga pemerhati lingkungan.

Orang yang Menyimpan Setiap Tas Hadiah “Untuk Berjaga-jaga” Biasanya Menunjukkan 8 Ciri Mengejutkan Ini Menurut Psikologi

“Jumhur Hidayat itu mantan narapidana, tapi dia seorang intelektual, dia belajar tentang perburuhan, ekonomi, lingkungan dari ITB,” ujarnya.

Alasan itu yang mendasari Rocky untuk hadir sebagai tamu undangan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta.

“Jadi karena dia saya kenal, maka saya dampingi itu. Itu alasan saya ada di sini,” bebernya.

Rocky tak menampik dirinya sempat bertemu dan bersalaman dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, serta Presiden Prabowo Subianto. Rocky menegaskan, Prabowo merupakan teman diskusi lama baginya.

“Ya pokoknya ada lah. Sama Pak Prabowo ya saya salaman tadi, dan Pak Prabowo kan teman saya diskusi dulu-dulu,” pungkasnya.

Leave a Comment