Kita Tekno – –Derbi Jawa Timur antara Arema FC vs Persebaya Surabaya berubah jadi panggung sorotan untuk Hansamu Yama Pranata. Bek yang pernah membela Persebaya Surabaya itu justru jadi bahan pembicaraan usai timnya dihajar telak 0-4 pada laga lanjutan super league.
Alih-alih mendapat pembelaan, Hansamu Yama malah diserbu ucapan terima kasih dari Bonek. Performa yang dinilai di bawah standar membuatnya dianggap mempermudah Persebaya Surabaya berpesta gol ke gawang Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.
Sejak awal laga, Arema FC sebenarnya tampil cukup agresif. Sejumlah peluang sempat diciptakan lewat Gustavo Franca Amadio dan Dalberto Luan Belo, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap 0-0 di babak pertama.
Dihajar 4-0, Hansamu Yama Jadi Kambing Hitam! Aremania Murka, Singgung Status Eks Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya juga bukan tanpa peluang. Namun hingga turun minum, kedua tim gagal memecah kebuntuan meski permainan berlangsung terbuka dan penuh intensitas.
Memasuki babak kedua, pertandingan berubah drastis. Persebaya Surabaya langsung tancap gas dan membuka keunggulan pada menit ke-49 melalui gol Francisco Israel Rivera Davalos setelah memanfaatkan assist Mihailo Perovic.
Gol tersebut jadi titik balik permainan. Arema FC mulai kehilangan kontrol, sementara Persebaya Surabaya semakin percaya diri menekan pertahanan lawan.
Persebaya Surabaya Tembus Peringkat 4 Besar! Update Klasemen Super League 2025/2026
Situasi makin sulit bagi Arema FC ketika lini belakang mereka terlihat rapuh. Hansamu Yama yang berdiri di jantung pertahanan kerap terlambat mengantisipasi serangan cepat Green Force.
Gol kedua Persebaya Surabaya lahir pada menit ke-75 lewat Jefferson Junio Antonio da Silva. Serangan yang rapi membuat lini belakang Arema FC kembali gagal menghalau bola dengan baik.
Tak berhenti di situ, Francisco Rivera kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-81. Kombinasi serangan cepat dan koordinasi lini belakang Arema FC yang buruk membuat Persebaya Surabaya semakin menjauh.
Penderitaan Arema FC ditutup dengan gol keempat pada menit ke-86 lewat Mikael Alfredo Tata. Skor 0-4 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Di tengah kekalahan telak tersebut, perhatian justru mengarah pada Hansamu Yama. Mantan pemain Persebaya Surabaya itu dinilai tampil jauh dari harapan dan menjadi salah satu titik lemah di lini pertahanan Arema FC.
Penilaian itu tercermin dari rating pemain yang dirilis setelah pertandingan. Hansamu Yama hanya mendapatkan nilai 5,3, terendah dibanding pemain Arema FC lainnya.
Persebaya Surabaya Party di Derbi Jawa Timur! Hancurkan Arema FC 4-0 Tanpa Ampun di Bali
Sementara rekan-rekannya seperti Matheus Da Conceicao Nascimento mampu meraih rating 8,0 dan Arkhan Fikri 7,9. Perbedaan mencolok ini semakin memperkuat anggapan performa Hansamu berada di bawah standar.
Reaksi Bonek pun langsung membanjiri media sosial. Bukannya mengejek secara frontal, mereka justru melontarkan ucapan terima kasih dengan nada sarkastik.
”Suwon seng akeeehh lurkuu mojokerto tetap hijau!!” ujar salah satu Bonek. Komentar itu langsung diikuti berbagai ucapan serupa dari pendukung lainnya.
Prediksi PSG vs Bayern Munchen, Duel Dua Tim Calon Juara di Semifinal Liga Champions
”Suwun gais,” tulis komentar lain singkat. Nada yang sama juga muncul dalam berbagai variasi komentar yang beredar.
”Suwun sing akeh mas🔥,” tulis Bonek lainnya. Bahkan ada yang menyinggung tekanan yang diterima Hansamu dari suporter Arema FC.
”Sabar cak, nang ig e Arema awakmu di caci maki loh hahahaha,” tulis seorang Bonek. Situasi ini menunjukkan betapa panasnya atmosfer derbi Jawa Timur, bahkan setelah pertandingan usai.
Singkirkan RFC Liege, Joey Pelupessy Rayakan Kelolosan Lommel SK ke Final Playoff Promosi
Hansamu Yama memang bukan sosok asing bagi Persebaya Surabaya. Statusnya sebagai mantan pemain membuat performanya di laga ini mendapat sorotan lebih dibanding pemain lain.
Ekspektasi tinggi justru berubah menjadi kritik tajam. Banyak yang menilai dia gagal menunjukkan kualitas sebagai bek berpengalaman di laga sebesar derbi.
Kekalahan ini juga mempertegas masalah di lini belakang Arema FC. Koordinasi yang buruk dan kesalahan individu membuat mereka harus kebobolan empat gol tanpa balas.
Sebaliknya, Persebaya Surabaya tampil sangat efektif. Setiap peluang mampu dimaksimalkan dengan baik, terutama lewat pergerakan Francisco Rivera yang menjadi bintang lapangan.
Jelang Hadapi Bhayangkara FC, Bojan Hodak Ungkap Evaluasi Penting Persib Bandung
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Persebaya Surabaya di pekan ke-30 Super League 2025/2026. Selain mempertegas dominasi di derbi, hasil ini juga meningkatkan kepercayaan diri tim untuk menatap laga berikutnya.
Di sisi lain, Arema FC harus segera berbenah. Evaluasi besar diperlukan, terutama di lini pertahanan yang menjadi titik lemah paling mencolok dalam pertandingan ini.
Nama Hansamu Yama kemungkinan masih akan terus jadi perbincangan dalam beberapa hari ke depan. Terlebih dengan reaksi Bonek yang menjadikannya pahlawan tak langsung bagi kemenangan Persebaya Surabaya.
Jelang Hadapi Bhayangkara FC, Bojan Hodak Ungkap Evaluasi Penting Persib Bandung