
Kita Tekno – , JAKARTA — Arsenal terus melaju mantap menuju gelar Liga Primer Inggris yang telah lama mereka nantikan. Di tengah persaingan yang semakin sengit pada akhir musim, The Gunners menunjukkan mentalitas juara dengan menundukkan West Ham United 1-0 dalam laga penuh drama di Stadion London, Ahad (10/5/2026).
Kemenangan tipis itu terasa begitu besar artinya. Tambahan tiga poin membuat tim asuhan Mikel Arteta kembali menjaga jarak lima poin di puncak klasemen dari Manchester City, seperti dikutip dari Soccerway. Dengan dua pertandingan tersisa musim ini, Arsenal kini semakin dekat mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjadi penguasa Inggris.
Pada laga yang berlangsung tegang sejak awal, Arsenal sebenarnya langsung tampil menekan. Leandro Trossard hampir membawa tim tamu unggul cepat ketika sundulannya memaksa kiper West Ham Mads Hermansen melakukan penyelamatan gemilang. Tidak lama berselang, upaya kedua Trossard bahkan menghantam tiang gawang.
Arsenal terus menggempur. Sundulan Riccardo Calafiori dari situasi bola mati hampir membuka kebuntuan sebelum disapu Konstantinos Mavropanos tepat di garis pertahanan.
Namun laga tidak sepenuhnya berjalan mulus bagi Arsenal. Cedera yang dialami Ben White memaksa Arteta mengubah struktur permainan lebih cepat dari rencana. Pergeseran Declan Rice ke posisi bek kanan sempat membuat keseimbangan Arsenal goyah.
West Ham mulai menemukan momentum. Crysencio Summerville beberapa kali merepotkan pertahanan Arsenal melalui tusukan cepatnya. Menjelang turun minum, publik tuan rumah nyaris bersorak ketika Taty Castellanos menyambut umpan matang Aaron Wan-Bissaka lewat sundulan keras. Namun refleks luar biasa David Raya menjaga Arsenal tetap hidup.
Babak kedua berjalan lebih keras dan emosional. West Ham, yang tengah berjuang menjauh dari ancaman degradasi, bermain tanpa rasa takut. Mereka bahkan nyaris memecah kebuntuan ketika Mateus Fernandes memperoleh peluang emas dari jarak dekat. Sekali lagi Raya tampil sebagai penyelamat Arsenal lewat aksi gemilangnya di bawah mistar.
Di tengah tekanan itulah Arsenal menunjukkan kualitas tim calon juara. Pada saat pertandingan terasa mulai mengarah ke hasil imbang, Trossard akhirnya muncul sebagai pembeda.
Menerima umpan tarik kapten Martin Odegaard, pemain Belgia itu melepaskan tembakan yang sempat berubah arah sebelum bersarang di gawang West Ham. Gol tersebut menjadi gol pertama Trossard pada tahun ini sekaligus menjaga Arsenal tetap berada di jalur juara.
Drama belum selesai. West Ham sempat mengira berhasil menyamakan kedudukan pada injury time lewat gol Callum Wilson. Namun wasit menganulir gol tersebut setelah Pablo dinilai melakukan pelanggaran terhadap Raya dalam proses terjadinya gol.
Peluit panjang akhirnya disambut lega para pemain Arsenal. Arsenal butuh mengamankan dua kemenangan lagi untuk memastikan gelar juara.