Kita Tekno – — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga sesi Moto3 Catalunya 2026 di Circuit de Barcelona, Spanyol, Sabtu (16/5/2026). Rider Honda Team Asia itu sukses melonjak dari posisi ke-23 pada FP1 menjadi peringkat ke-13 di FP2, sementara rival Asia Tenggara asal Malaysia, Hakim Danish, justru mengalami penurunan performa pada hari kedua.
Performa Veda Ega Pratama menjadi sorotan setelah konsisten memperbaiki catatan waktunya sejak sesi pertama digelar di Catalunya.
Pembalap asal Yogyakarta tersebut perlahan mulai menemukan ritme terbaiknya di lintasan yang terkenal teknis dan menuntut presisi tinggi.
Pada sesi free practice one (FP1), Veda Ega Pratama masih kesulitan menembus papan tengah. Catatan waktu 1 menit 50,142 detik membuatnya hanya berada di posisi ke-23 dari total 26 pembalap.
Veda Ega Pratama Curhat Usai Moto3 Catalunya 2026! Sulit Jinakkan Motor hingga Harus Lewat Q1
Posisi itu sempat membuat Veda tertinggal cukup jauh dari para pembalap terdepan. Namun, situasi berubah drastis ketika dirinya tampil lebih agresif dalam sesi practice pada Jumat (15/5/2026) sore.
Bagaimana Veda Ega Pratama Bisa Bangkit di Catalunya?
Veda Ega Pratama langsung menunjukkan perkembangan signifikan saat sesi practice berlangsung. Pembalap muda Indonesia itu mencatatkan waktu 1 menit 48,136 detik dan naik ke urutan ke-19 klasemen kombinasi.
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
Meski belum cukup untuk menembus zona aman Q2, peningkatan lebih dari dua detik dari FP1 menjadi bukti adaptasi Veda berjalan positif.
Dia mulai mampu menjaga racing line dan memaksimalkan performa motor Honda Team Asia di beberapa sektor cepat Circuit de Barcelona.
Peningkatan performa Veda kembali terlihat pada sesi FP2, Sabtu (16/5/2026). Rider berusia muda itu sukses mencetak waktu 1 menit 48,152 detik dan finis di posisi ke-13.
Menariknya, catatan waktu FP2 memang sedikit lebih lambat dibanding practice. Namun, kondisi lintasan dan persaingan yang berbeda membuat posisi Veda jauh lebih kompetitif dibanding hari sebelumnya.
Dalam tiga sesi Moto3 Catalunya 2026, grafik performa Veda benar-benar menanjak tajam. Dari posisi ke-23 pada FP1, lalu naik ke urutan ke-19 dalam practice, hingga akhirnya menembus posisi ke-13 di FP2.
Veda Ega Pratama Blak-blakan! Ungkap Penyebab Tampil Melempem di Hari Pertama Moto3 Catalunya 2026
Tren positif ini menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama menjelang sesi kualifikasi. Pembalap Indonesia itu dijadwalkan tampil dalam Q1 sebelum berusaha merebut tiket menuju Q2.
Hakim Danish Kehilangan Ketajaman di Hari Kedua
Jika Veda Ega Pratama terus meningkat, situasi berbeda justru dialami Hakim Danish. Pembalap Malaysia itu sempat tampil luar biasa pada hari pertama Moto3 Catalunya 2026.
Dalam FP1, Hakim Danish tampil sebagai pembalap tercepat dengan catatan waktu 1 menit 47,478 detik. Performa impresif tersebut berlanjut pada sesi practice ketika dia mempertajam waktunya menjadi 1 menit 46,943 detik.
Bahaya Nyata Veda Ega Pratama di Moto3 Catalunya 2026! Hiroshi Aoyama Bongkar Ancaman Hancurkan Mimpi Podium
Dominasi Hakim pada Jumat membuat namanya digadang-gadang menjadi kandidat kuat pole position. Pembalap asal Asia Tenggara itu terlihat sangat nyaman melibas tikungan panjang khas Circuit de Barcelona.
Namun, performa Hakim mulai mengalami penurunan pada FP2. Dia hanya mampu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 47,789 detik.
Catatan itu membuat Hakim Danish turun ke posisi keenam pada hasil akhir FP2. Meski masih berada di papan atas, kecepatannya tak lagi seimpresif hari pertama.
Penurunan posisi tersebut memunculkan persaingan baru menjelang sesi kualifikasi. Para rival mulai mampu mendekati catatan waktu Hakim setelah menemukan setting motor yang lebih ideal pada hari kedua.
Peluang Pembalap Asia Tenggara di Kualifikasi Moto3 Catalunya
Performa Veda Ega Pratama dan Hakim Danish membuat persaingan pembalap Asia Tenggara di Moto3 Catalunya 2026 semakin menarik. Kedua rider muda itu sama-sama memiliki peluang mencuri perhatian dalam sesi kualifikasi.
Veda kini datang dengan kepercayaan diri lebih tinggi setelah mengalami peningkatan konsisten. Posisi ke-13 pada FP2 menjadi hasil terbaiknya sepanjang akhir pekan Catalunya sejauh ini.
Bagi Veda, tantangan terbesar ada pada sesi Q1 yang terkenal sangat ketat. Pembalap harus mampu mencatatkan waktu sempurna hanya dalam beberapa lap untuk lolos menuju Q2.
Bocor! Terungkap Alasan Krusial Mario Aji Absen dari Moto2 Catalunya 2026, Veda Ega Pratama Harapan Terakhir Indonesia
Sementara itu, Hakim Danish tetap menjadi salah satu kandidat kuat di barisan depan. Meski performanya sedikit menurun, catatan waktu terbaiknya pada practice masih menjadi salah satu yang tercepat sepanjang akhir pekan.
Persaingan Moto3 Catalunya 2026 juga diprediksi semakin panas karena banyak pembalap memiliki selisih waktu sangat tipis. Kesalahan kecil saja bisa membuat posisi start berubah drastis.
Veda Ega Pratama kini membawa harapan besar publik Indonesia untuk tampil kompetitif di kelas Moto3. Jika mampu mempertahankan tren peningkatan performa, peluang mencetak hasil terbaik musim ini terbuka cukup lebar.
Momentum positif tersebut menjadi sinyal penting perkembangan Veda di level dunia. Adaptasi yang semakin matang membuat pembalap Indonesia itu mulai mampu bersaing lebih dekat dengan para rider papan atas Moto3.