
KBRI Riyadh mengimbau kepada seluruh WNI di Arab Saudi untuk tetap waspada seiring meningkatnya eskalasi serangan Israel dengan Amerika Serikat melawan Iran.
Selain itu, KBRI juga meminta WNI mempersiapkan dokumen-dokumen penting baik dalam bentuk fisik maupun digital apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
“Menyiapkan dan menyimpan dokumen penting seperti paspor, iqama, dan dokumen identitas lainnya dalam bentuk fisik dan digital yang mudah diakses jika diperlukan sewaktu-waktu,” demikian keterangan dari KBRI Riyadh.
Menurut data yang disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), setidaknya ada 58.873 jemaah umrah yang saat ini berada di Saudi.
Belum diketahui total WNI di sana, jika ditambah dengan jemaah umrah tersebut.
Berikut imbauan lengkap dari KBRI Riyadh:
Sehubungan dengan meningkatnya dinamika situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, KBRI Riyadh menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI di wilayah Arab Saudi agar:
Tetap tenang dan tidak panik, namun senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi di sekitar domisili masing-masing.
Memantau informasi dari sumber resmi dan tepercaya, serta senantiasa mematuhi arahan dan imbauan dari otoritas Pemerintah Arab Saudi dan KBRI Riyadh.
Memastikan telah melakukan lapor diri ke KBRI Riyadh. Bagi WNI yang belum melakukan lapor diri, agar segera mendaftarkan diri melalui laman: https://pedulilindungi.kemlu.go.id/beranda.html.
Bergabung dalam grup WhatsApp resmi paguyuban WNI di wilayah masing-masing, guna memudahkan koordinasi dan penyampaian informasi penting dari KBRI Riyadh.
Menyiapkan dan menyimpan dokumen penting seperti paspor, iqama, dan dokumen identitas lainnya dalam bentuk fisik dan digital yang mudah diakses jika diperlukan sewaktu-waktu.
Menunda perjalanan yang tidak mendesak ke negara atau wilayah yang berpotensi terdampak eskalasi situasi keamanan. Bagi WNI yang memiliki rencana penerbangan, agar segera menghubungi pihak maskapai untuk mendapatkan informasi terkini terkait jadwal dan status penerbangan.
Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh di nomor WhatsApp +966 569173990.
KBRI Riyadh terus memantau perkembangan situasi secara saksama dan berkoordinasi dengan otoritas terkait. Informasi lanjutan akan segera disampaikan apabila terdapat hal-hal yang memerlukan perhatian lebih lanjut dari WNI.