Kita Tekno – – Kompetisi Super League 2025/2026 sudah memasuki pekan ke-30, yang artinya tinggal menyisakan empat pertandingan saja. Pada pekan-pekan krusial ini, beberapa tim yang akan turun kasta sudah mulai terendus.
Kompetisi Super League musim ini menyajikan pertarungan panas. Buktinya, saat ini ada dua tim yang sedang memimpin klasemen dengan perolehan poin yang sama seperti Persib Bandung dan Borneo FC.
Persib Bandung yang memimpin klasemen sementara mengoleksi 66 poin, sama seperti Borneo FC yang mengekor di posisi kedua. Tim berjuluk Pangeran Biru itu masih memimpin karena unggul head-to-head atas Pesut Etam – julukan Borneo FC.
Prediksi Perburuan Gelar Juara Super League 2025/2026! Skenario Terbaik Persib Bandung, Borneo FC dan Persija Jakarta
Namun, persaingan sengit tidak hanya tersaji papan atas saja, melainkan juga pada papan bawah. Dalam tabel klasemen sementara Super League 2025/2026, terdapat empat klub yang bertarung keluar dari zona degradasi.
PSBS Biak
Pertama, ada PSBS Biak. Performa kampiun Liga 2 2023/2024 itu memang cukup buruk di Super League musim ini. Bayangkan saja, skuad berjuluk Badai Pasifik itu mencatat empat kemenangan, enam hasil imbang, dan 19 kali kalah dalam 29 pertandinganyang telah dimainkan.
Rentetan hasil tersebut membuat PSBS Biak duduk di dasar klasemen alias 18 dengan hanya mengemas 18 poin. Dalam posisi saat ini, skuad PSBS Biak butuh sembilan poin untuk keluar dari zona degradasi.
Persijap Jepara Bidik Tiga Poin Lawan PSBS Biak, Diogo Brito Siap Tampil Mati-matian
Namun, perjuangan PSBS Biak untuk keluar dari zona degrasi jelas tidak mudah. Tim polesan Marian Mihail itu akan menghadapi lawan berat di lima pertandingan tersisa musim ini, yakni Malut United, Persebaya Surabaya, Dewa United, Arema FC, dan Bhayangkara FC.
Ditambah, PSBS Biak belum pernah mencicipi kemenangan di 12 pertandingan terakhir, dengan rincian 10 kekalahan dan satu hasil imbang. Berkaca dari buruknya situasi tersebut, agaknya skuad Badai Pasifik bakal menjadi salah satu dari tiga tim yang terdegradasi musim ini.
Semen Padang
Tim kebanggaan masyarakat Sumatera Barat ini juga sedang berjuang di zona degradasi. Situasinya pun tidak beda jauh seperti PSBS Biak yang sedang menjadi juru kunci Super League 2025/2026.
Semen Padang menempati posisi 17 pada tabel klasemen sementara, dengan koleksi 20 poin dari 29 pertandingan. Tim berjuluk Kabau Sirah itu juga sedang dihantui catatan minor, yakni menelan kekalahan beruntun di empat pertandingan terakhir.
Pada situasi saat ini, Semen Padang butuh tambahan tujuh poin untuk bisa keluar dari zona degradasi. Kabau Sirah tertinggal cukup jauh dari Madura United yang berada di posisi 16, yakni enam poin.
Sama seperti PSBS Biak, misi Semen Padang untuk keluar dari zona merah pun cukup berat. Apalagi, tim besutan Imran Nahumarury itu harus menghadapi lawan-lawan berat di lima laga sisa. Yakni Madura United, Dewa United, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta.
Prediksi Borneo FC vs Semen Padang, Kesempatan Pesut Etam Telikung Persib Bandung
Duel melawan Madura United pada Rabu (29/4) mendatang akan menjadi salah satu laga krusial bagi Semen Padang. Kabau Sirah wajib mengunci kemenangan guna mengintip peluang lolos dari zona merah.
Madura United
Madura United bisa dibilang menjadi tim yang berpeluang cukup besar untuk selamat dari zona degradasi. Pasalnya tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu duduk di peringkat 16 dengan mengemas 26 poin, hanya tertinggal satu angka saja dari Persis Solo yang menempati urutan ke-15 atau zona hijau.
Meski performa Madura United masih inkonsisten, tapi mereka cukup berpeluang untuk bertahan di Super League. Yang terpenting, tim besutan Rakhmad Basuki itu tidak boleh terpeleset di lima pertandingan tersisa musim ini.
Fabio Lefundes Minta Borneo FC Tak Terpeleset Saat Hadapi Semen Padang di Segiri
Terdekat, Madura United akan bertandang ke markas Semen Padang di Stadion Gelora Haji Agus Salim pada Rabu (29/4) mendatang. Tidak ada kata lain selain meraih kemenangan. Jika Laskar Sape Kerrab bisa mengunci kemenangan, praktis mereka akan menggusur Persis Solo dari posisi 15.
Dengan catatan, Laskar Sambernyawa – julukan Persis Solo – menelan kekalahan atau imbang saat menghadapi Persija Jakarta di pekan ke-30. Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin (27/4) malam ini.
Persis Solo
Meski Persis Solo tidak berada di zona merah, tapi tim asuhan Milomir Seslija itu masih belum aman. Pasalnya, skuad Laskar Sambernyawa hanya unggul satu angka saja dari Madura United yang duduk di peringkat 16 atau zona degradasi.
Posisi Persis Solo sangat rawan tergeser. Apalagi, Laskar Sambernyawa akan menghadapi Persija Jakarta dalam laga pekan ke-30 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (27/4) malam nanti. Apalgi kalah, maka mereka tidak akan dapat tambahan poin.
Artinya, Persis Solo bisa saja digeser oleh Madura United yang hanya berjarak satu angka saja. Dengan catatan, Laskar Sape Kerrab mengunci kemenangan saat melawan Semen Padang di pekan ke-30 pada Rabu (29/4) mendatang.
Kemudian jika mengintip lima laga sisa, Persis Solo bisa dibilang menajdi tim yang paling berat diantara Madura United, Semen Padang, dan PSBS Biak. Bayangkan saja, mereka masih harus bersua Persija Jakarta, Malut United, Persebaya Surabaya, Dewa United, dan Persita Tangerang.
Sementara, Persis Solo berjarak empat angka dari Persijap Jepara dan PSM Makassar yang menempati posisi ke-13 dan 14. Posisi kedua kesebelasan itu juga sejatinya tidak begitu aman, karena masih bisa terkejar oleh Persis Solo dan Madura United andai kedua tim itu sukses menyapu bersih lima laga sisa dengan kemenangan.