
Keputusan telah diambil oleh Clara Shinta untuk mengakhiri biduk rumah tangganya dengan Muhammad Alexander Assad. Di tengah proses yang sedang berjalan, Clara menegaskan fokusnya hanya perceraian, tanpa ada tuntutan mengenai harta gana-gini.
Clara mengungkapkan, pendaftaran perceraian sudah dilakukan melalui kuasa hukumnya. Ia juga membenarkan saat ini sudah tidak lagi tinggal satu atap dengan sang suami.
“Untuk proses cerai saya sudah daftarkan melalui kuasa hukum. Dan kalau untuk pisah rumah sudah pisah rumah. Pisah rumah semenjak dari Bangkok kemarin, setelah pulang,” ujar Clara Shinta di Komnas Perlindungan Anak, Kamis (16/4).
Mengenai harta pernikahan, Clara tidak tertarik. Ia menyebut sejak awal mereka memang memiliki pemisahan aset secara pribadi.
“Eh, saya sendiri sih enggak ada kesepakatan, enggak minta harta gana-gini juga karena kita memang ada harta terpisah. Saya sih enggak menuntut apa pun sih gitu, aman aja,” jelas Clara.
Keputusan untuk tidak menggugat harta didasari oleh niat tulusnya sejak awal menikahi Alexander. Clara ingin berpisah baik-baik tanpa kesan mengambil keuntungan dari pernikahan yang singkat.
“Karena saya dari pernikahan ini saya memang tidak ingin menuntut apa pun ke dia. Memang karena saya menyayangi dia, memilih dia sebagai pasangan hidup. Jadi kalau untuk keuangan tuh menurut saya, saya tidak pernah include-kan itu di dalam hubungan saya,” tegas Clara.

“Saya tidak mau take benefit apa pun meskipun harusnya saya boleh dapat. Semuanya pengin berjalan dengan damai aja, kenal baik-baik, berpisah dengan baik-baik,” tutup Clara Shinta.
Biduk rumah tangga Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad tengah berada di ujung tanduk. Setelah Clara memergoki dugaan perselingkuhan suami dengan seorang perempuan.
Sebelumnya, Clara mengonfrontasi sang suami secara langsung terkait penemuan bukti VCS dengan perempuan bernama Indah. Di video itu, Clara juga menyebut bahwa sebenarnya sang suami tak pernah memberikan nafkah sejak awal menikah.