Profil Kabais Letjen Robi Herbawan: Eks ajudan Prabowo, 12 tahun di Satgultor

Photo of author

By AdminTekno


Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali melakukan rotasi jabatan yang strategis di tubuh Korps Militer. Salah satu posisi paling krusial, yakni Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, kini secara resmi diemban oleh Letjen TNI Robi Herbawan. Penunjukan ini menandai sebuah babak baru dalam kepemimpinan lembaga intelijen militer yang vital bagi pertahanan negara.

Letjen TNI Robi Herbawan adalah perwira tinggi lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1994 yang memiliki rekam jejak cemerlang. Sebagian besar awal kariernya ditempa selama 12 tahun berdinas di unit paling elite milik TNI Angkatan Darat, yaitu Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) Sat-81 Kopassus. Pengalaman intensif di satuan antiteror inilah yang secara mendalam mengasah keahlian intelijen dan kemampuan strategisnya. Tak hanya itu, Robi Herbawan juga tercatat pernah menjabat sebagai ajudan pribadi Prabowo Subianto pada periode 1995-1998, saat Prabowo menjabat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.

Dengan bekal pengalaman lapangan dan strategis yang kuat dari Kopassus, perjalanan karier Letjen TNI Robi Herbawan kemudian berlanjut ke Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. Di lingkungan kementerian ini, ia dipercaya menempati beberapa posisi strategis yang menuntut kapabilitas intelijen dan manajerial tinggi. Salah satunya adalah saat ia menjabat sebagai Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Pertahanan pada periode 2024-2026, sebuah peran krusial sebelum ia menduduki jabatan puncaknya saat ini.

Perjalanan karier Letjen TNI Robi Herbawan dipenuhi dengan berbagai penugasan penting yang menunjukkan kapasitas dan dedikasinya di bidang intelijen dan pertahanan. Berikut adalah rangkuman sepak terjang kariernya yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber:

  • Ajudan Danjen Kopassus (1995-1998): Mendampingi Prabowo Subianto, sebuah peran yang memberinya wawasan langsung tentang kepemimpinan strategis militer.
  • Satgultor-81 Kopassus: Berdinas selama 12 tahun di satuan antiteror, mengukuhkan pengalaman operasionalnya di medan sulit.
  • Dansatgas BAIS TNI di Aceh (2016-2018): Menjalankan fungsi intelijen wilayah saat berpangkat Kolonel, menunjukkan kemampuannya dalam operasi intelijen lapangan.
  • Kapusinfostrahan Bainstrahan Kemhan: Menjabat sebagai Kepala Pusat Informasi Strategi Pertahanan, mengelola data dan analisis penting bagi kebijakan pertahanan negara.
  • Kabainfokomhan Kemhan RI (2024-2026): Dilantik setelah meraih promosi bintang dua (Mayor Jenderal), mengemban tanggung jawab di bidang informasi dan komunikasi intelijen pertahanan.
  • Kabais TNI (2026-Sekarang): Puncak kariernya dengan promosi bintang tiga (Letnan Jenderal), memimpin lembaga intelijen strategis TNI.


Leave a Comment